Tokoh

Rouhani Setuju Dialog Asal AS Cabut Sanksi Untuk Iran
RWS | Kamis,08 Agus 2019 - 14:11:38 WIB | dibaca: 67 pembaca

Presiden Iran, Hassan Rouhani/Foto ist.

CityPost – Presiden Iran Hassan Rouhani menegaskan bahwa pihaknya bersedia melakukan dialog dengan Amerika Serikat asalkan mereka mencabut terlebih dahulu semua sanksi yang diterapkan kepada Teheran.

Penegasan itu disampaikan Rouhani dalam menyikapi sikap AS bahwa jika Presiden AS Donald Trump ingin memulai perundingan dengan Iran maka dia harus mencabut semua sanksi terhadap negaranya. Pasalnya semua sanksi itu merupakan tindakan terorisme ekonomi.

Pernyataan itu disampaikan Rouhani pada Selasa malam saat sedang bersama Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif. Pada pertemuan itu, Rouhani menegaskan bahwa AS keliru jika berfikir kampanye tekanan maksimum dapat membawa perubahan di Iran.

Diketahui, seperti yang dilansir Al Jazeera, ketegangan antara AS dan Iran dipicu dari aksi penarikan diri AS dalam perjanjian nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia. Selain itu usai AS menarik diri, mereka juga kembali menerapkan sanksi kepada Teheran khususnya dibidang industri perminyakan.

Bahkan sanksi terbaru yang ditetapkan AS saat ini telah mensasar Menlu Iran Mohammad Javad Zarif yang tetap diabaikan mereka dengan mengatakan AS keliru memberikan sanksi disaat Zarif tidak memiliki transaksi apapun dengan Amerika Serikat.

Namun, sebuah Majalah di New York merilis laporan bahwa sebelum sanksi itu dijatuhkan kepada Zarif, Trump telah menawarkan pertemuan dengannya di Gedung Putih, sayangnya undangan itu ditolak Zarif dengan alasan kurang substansi. Bahkan Zarif membalik mengkritisi Trump dengan mengatakan AS gagal melakukan diplomasi dengan adanya sanksi kepada dirinya. (RWS/ist)

 

Berita Lainnya
.

Bulog Belum Kuasai Teknik Administrasi Kartu Voucher Pangan
Pemerintah Setujui Arun Lhoksumawe Jadi KEK
Kemenag Berencana Tetapkan Standar Kompetensi Khatib Jum’at
Universitas Prof.Dr.Moestopo Pelopor Pengamalan Pancasila
DPR-RI Menilai KPI Kurang Tegas