Peristiwa

Irak Klaim Tidak Bisa Terima Keterlibatan Israel Di Teluk
RWS | Selasa,13 Agus 2019 - 14:34:24 WIB | dibaca: 43 pembaca

Ketegangan dikawasan Teluk terus meningkat/foto ist

CityPost – Pemerintah Irak saat ini melayangkan protes dan menolak peran atau keterlibatan pihak Israel dikawasan Teluk, khususnya kehadiran angkatan laut mereka untuk melindungi pengiriman dikawasan Selat Hormuz yang merupakan wilayah pemicu ketegangan dengan Iran.

Saat ini Irak menolak dengan tegas alasan apapun terkait keterlibatan Israel dikawasan Teluk. Hal itu disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Mohammed Ali al-Hakim yang dituliskan melalui postingan media sosialnya pada Senin (12/8) lalu.

“Bersama-sama, negara-negara Teluk dapat mengamankan lintasan kapal,” tegas al-Hakim.

Hakim mengatakan pihaknya akan terus bekerja untuk menurunkan ketegangan diwilayah mereka melalui negosiasi damai namun, keberadaan pasukan Barat dikawasan Teluk malah akan meningkatkan ketegangan dan memanaskan situasi yang bisa semakin membara.

Seperti yang dilansir Al Jazeera, ketegangan dikawasan Teluk hingga kini terus meningkat, bahkan sejumlah analis menyebutkan Teluk seperti sebuah korek api yang ketika dinyalakan akan membakar seluruh kawasan.

Berbagai peristiwa penyerangan misterius terjadi di Teluk seperti adanya drone yang jatuh dan kapal tanker yang diserang secara misterius di Teluk dan perairan terdekat dimana diwilayah itu ada sebanyak 20 persen perdagangan minyak dunia yang terus melintasi kawasan.

Saat ini, Amerika Serikat dan sekutunya menuding Iran melakukan serangan kapal tanker dikawasan Teluk namun tuduhan itu dibantah dengan tegas oleh Iran. Sementara itu, AS sendiri hingga kini sudah mengumpulkan koalisi internasional untuk menjamin kebebasan navigasi di Teluk.

Terkait peran Israel di teluk, pemerintahan mereka hingga kini disebutkan belum mengeluarkan pengumuman secara resmi terkait operasi pengamanan dan pengawalan kapal tanker namun media-media di Israel telah membuat laporan kemungkinan peran itu akan dijalankan oleh Israel. (RWS/ist)

 

Berita Lainnya
.

Oknum Guru Diduga Aniaya Murid
KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Skandal PN Medan
OTT KPK Di Cirebon Terkait Skandal Jabatan
Dana Kelurahan Disebut Usulan Walikota
Airlangga: Dana Kelurahan Jangan Dipolitisir