Kesehatan

Menkes Minta Pemda Atasi Karhutla Secara Tuntas
RWS | Selasa,13 Agus 2019 - 15:07:11 WIB | dibaca: 38 pembaca

ilustrasi gambar.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek mengingatkan bahwa asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  bisa menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Karena itulah, Nila meminta pemerintah daerah (pemda) agar mengatasi asap karhutla secara tuntas. Kemenkes juga sudah memberikan masker wajah dan pelayanan kesehatan untuk para warga terdampak karhutla.

"Karena karhutla berdampak ke hilir yaitu kesehatan, termasuk ISPA yang menyerang anak-anak kecil. Hingga orang tua yang menderita asma tidak bisa napas dan bisa kejadian," kata Nila kepada wartawan di Jakarta, Selasa (13/8).

Untuk itu, Nila meminta seluruh pemerintah daerah di wilayah karhutla untuk mengatasi asap karhutla. Nila mencntohkan, saat dia pulang dari Kalimantan Barat (Kalbar) dan sebagai salah satu wilayah terdampak Karhutla, pihaknya mendapatkan laporan dari gubernur Kalbar bahwa sedikitnya 1.000 lebih titik api akibat pembakaran yang dilakukan manusia.

"Kemudian masalah ini diatasi gubernur Kalbar dengan memanggil seluruh perusahaan dan menginstruksikan membantu mematikan api," ujarnya.

Nila mengatakan, dampak kesehatan yang diakibatkan oleh polusi udara dari asap karhutla bisa bersifat akut atau langsung memberikan efek buruk dalam jangka pendek. Penyakit ISPA menjadi gangguan kesehatan yang paling banyak terjadi di saat kualitas udara memburuk akibat kebakaran hutan dan lahan ataupun polusi.

"Penyakit ISPA dapat memicu kasus penyakit lain dari riwayat kesehatan seseorang yang terpapar polusi udara. Asap yang mengganggu pernapasan bahkan bisa memicu risiko hipertensi dan penyakit jantung," tutup Nila. (RWS/ist)


Berita Lainnya
.

Pencak Silat Ikuti 3 Kejuaraan Untuk Persiapan Asian Games
FKN Dihadiri Para Petinggi Keraton Di Sumenep
Proyek LRT Palembang Ditargetkan Selesai Jelang Asian Games
China Dituding Kontak Komunikasi Dengan Militan Pakistan
Kedubes AS Digranat OTK Sebelum Bunuh Diri