Ruang kita

Unram Gelar Seminar Internasional Untuk Pemutakhiran Riset
AL | Selasa,13 Agus 2019 - 15:39:15 WIB | dibaca: 137 pembaca

Unram NTB menggelar seminar internasional kedua tentang biosains, bioteknologi dan biometrik selama dua hari, 13-14 Agustus 2019.foto.ist

Mataram, CityPost - Universitas Mataram (Unram), Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar seminar internasional kedua tentang biosains, bioteknologi dan biometrik selama dua hari, 13-14 Agustus 2019 yang menghadirkan pembicara dari berbagai Universitas 

Deretan pembicara yang hadir diantaranya Prof Dr Budi Setiadi Daryono dari Universitas Gadjah Mada; prof Dr Lim Phaek Em dari Universitas of Malaya, Malaysia; Prof Dr Guangcheng dari Institut of Oceanography, China; Prof Wisnu Jatmiko dari Universitas Indonesia; Prof Dr Akihiro Hazama dari Fukushima Medical University, Jepang; Prof Hyun Jin Park dari Korea University, Korea Selatan; dan Prof Julian Heyes dari Massey University, Selandia Baru.

Ketua panitia seminar internasional Prof Sunarpi PhD menyatakan bahwa seminar internasional kedua tentang biosains, bioteknologi dan biometrik ini diikuti oleh 118 peserta, terdiri dari 80 peserta yang mengirimkan artikel, 38 peserta yang mengirimkan poster karya ilmiah, dan 78 di antaranya dari Unram.

Rektor Unram, Prof Dr Lalu Husni menambahkan, Unram terus memacu riset biosains, bioteknologi dan biometrik yang dapat digunakan bagi kesejahteraan masyarakat. Unram sudah menghasilkan beberapa riset, seperti vaksin TBC, vaksin hepatitis B, daging sapi berkualitas dengan pakan alami dari lamtoro dan pupuk yang terbuat dari rumput laut.

"Biosains, bioteknologi dan biometrik memegang peranan yang sangat penting dalam mengubah peradaban umat manusia di dalam mencapai kesejahteraan. "Peran tersebut dapat kita lihat dari pemanfaatan biosains, bioteknologi dan biometrik dalam bidang pertanian, kedokteran dan pemenuhan energi yang ramah lingkungan," katanya.

Husni ingin konferensi internasional ini bisa digunakan untuk berbagi pengalaman dan hasil-hasil riset termutakhir di bidang biosains, bioteknologi dan biomtrik.

"Saya berharap konferensi ini akan menjadi ajang pertukaran pengetahuan, pengalaman dan hasil-hasil riset terbaru serta dapat melakukan riset bersama dan publikasi," ujarnya. (red/ist)

Berita Lainnya
.

Microsoft Danai Perusahaan AI Milik Elon Musk Open AI
Kominfo Harap YouTuber Self Blocking Terhadap Konten Negatif
Komisi IV DPR Dukung Pemerintah Stop Import Garam
TikTok Akusisi Startup Musik Jukedeck
Kemristekdikti akan Kuatkan Pendanaan Inovasi Nasional