Hukum

KPK Tetapkan 4 Tersangka Baru Kasus Korupsi e-KTP
RWS | Selasa,13 Agus 2019 - 17:50:22 WIB | dibaca: 40 pembaca

Wakil Ketua KPK Suat Situmorang.foto.ist

Jakarta, CityPost - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan empat tersangka baru kasus korupsi proyek Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP). Wakil Ketua KPK Suat Situmorang menyebutkan, mereka adalah anggota DPR 2014-2019 berinisial MSH, Direktur Utama Perum Percetakan Negara RI dan Ketua Konsorsium PNRI berinisial ISE, Ketua Tim Teknis Teknologi Informasi Penerapan e-KTP yang juga PNS BPPT berinisial HSF, dan Direktur Utama PT. Sandipala Arthaputra PLS. 

"KPK kemudian meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan empat orang sebagai tersangka," ucap Wakil Ketua KPK Suat Situmorang, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/8).

Berdasarkan informasi yang didapat, keempat tersangka itu adalah Miriam S Haryani, yang sudah di-PAW dari DPR, Isnu Edhi Wijaja, Husni Fahmi, dan Paulus Tannos. Saut menyebut mereka disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 jo Pasal 64 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sebelummua, KPK sudah menetapkan 11 tersangka kasus e-KTP. Mereka adalah mantan Ketua DPR Setya Novanto, mantan anggota DPR Markus Nari, dua pejabat di Kemendagri, yakni Irman dan Sugiharto, Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudihardjo, pihak swasta Andi Agustinus, Made Oka Masagung, serta keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi. (RWS/ist)


Berita Lainnya
.

Konsumsi BBM di Bali Naik 10-15 Persen Saat Libur Natal
Kasus Hercules Dan Kelompoknya Dilimpahkan ke Kejari
Bendungan Batang Alai Bisa Jadi Pilihan Saat Liburan
AFA: Messi Tidak Pernah Tinggalkan Tim Nasional
Bamsoet: Empat Tahun Pemerintahan Jokowi-JK Situasi Stabil