Hankam

TNI AD Tegaskan Bakal Pertahankan Enzo Di Akmil
RWS | Selasa,13 Agus 2019 - 20:48:52 WIB | dibaca: 54 pembaca

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa/foto ist

Jakarta, CityPost – Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat saat ini telah mengambil sikap tegas mereka terkait permasalahan Enzo Zenz Allie yang sebelumnya diisukan sebagai simpatisan anggota Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) dan menjadi polemik.

Sikap tegas itu disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Andika Perkasa yang kini sudah memastikan akan mempertahankan Enzo sebagai taruna di Akademi Militer (Akmil) Magelang.

Andika mengatakan dari analisis moderasi keberagaman yang dilakukan pihaknya selama ini, Enzo mendapatkan nilai baik sebesar 84 persen.

“Atau nilainya 5,9 dari nilai maksimum 7. Oleh karena itu kami memutuskan tetap mempertahankan Enzo dan seluruh taruna yang kami terina,” tegas Andika di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat pada Selasa (13/8).

Diketahui sebelumnya, sosok Enzo tengah viral dimedis sosial usai diisukan menjadi simpatisan HTI dengan foto Enzo yang sedang memegang bendera HTI, sebuah organisasi yang telah dibubarkan pemerintah Indonesia.

Isu itu terus berkembang dan menjadi simpang siur ditambah pernyataan-pernyataan dari tokoh-tokoh publik yang semakin memanaskan situasi dan memperkeruh suasana.

Kendati demikian, untuk memastikan Enzo tidak terpapar apa yang dituduhkan dimedia sosial, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto harus turun tangan langsung agar bisa memastikan bahwa Enzo memang benar-benar memenuhi syarat yang ditentukan di Akmil Magelang.

Dalam tayangan yang juga viral, saat bertemu dengan Enzo, Hadi yang piawai berbahasa Perancis menunjukkan keahliannya. Dia berbicara dengan Enzo menggunakan bahasa Perancis. Kontan semua yang ada ditempat itu tercengang dan akhirnya Hadi mengatakan Enzo merupakan WNI dan telah lolos syarat baik tes fisik maupun psikologi.

“Dilihat dari seleksinya memenuhi syarat, yang biral itu pull upnya, larinya, ya itu dihitung semua secara fisik kemudian psikologinya semuanya memenuhi syarat,” ungkap Hadi saat berada di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (13/8) hari ini. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Cegah Politik Uang Merajalela di Munaslub Golkar, Komite Etik Diminta Bekerja Maksimal
Singapura klarifikasi soal perjanjian ekstradisi dengan RI
Mau Menumpang Mobil Otonom Google?
Tandatangani Kontrak 2 Tahun, Vinales Resmi Bergabung dengan Yamaha
Gadis 16 Tahun Diperkosa 113 Pria, Termasuk Polisi, Selama 2 Tahun