Hukum

Wiranto Akan Jelaskan Soal Gugatan Kivlan
RWS | Selasa,13 Agus 2019 - 22:17:58 WIB | dibaca: 42 pembaca

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Jenderal TNI (Purn) Wiranto.foto.ist

Jakarta, CityPost - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto tak banyak berkomentar soal gugatan yang diajukan  Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen yang merupakan mantan anak buahnya di Tentara Nasional Indonesia (TNI). Sebelumnya, Kivlan menggugat Wiranto, senilai hampir Rp1 triliun soal pembentukan Pasukan Pengamanan Masyarakat Swakarsa atau dikenal Pam Swakarsa pada 1998. Gugatan Kivlan telah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan nomor perkara 354/Pdt.G/2019/PN Jkt.Tim. 

"Nanti ada bantahan resmi menyeluruh saya jelaskan," kata Wiranto saat ditemui wartawan di Gedung Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (13/8).

Namun, Wiranto tak merinci kapan dirinya akan menyampaikan bantahan secara menyeluruh. Wiranto dikaitkan dengan pembentukan PAM Swakarsa karena saat itu dirinya masih menjabat sebagai Panglima ABRI yang kini berubah menjadi TNI.
 
"Tapi semuanya itu tidak benar," ujarnya. 

Pam Swakarsa adalah kelompok sipil yang dipersenjatai yang dibentuk pada 199 untuk mengamankan Sidang Istimewa MPR 1998. Dalam operasinya Pam Swakarsa kerap terlibat bentrok dengan masyarakat dan kelompok lain.

Sidang pertama kasus ini rencananya digelar pada Kamis (15/8) pukul 09.00 WIB di PN Jakarta Timur. 
Dilihat dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara PN Jakarta Timur, dalam petitum gugatannya, Kivlan menyebut penugasan Pam Swakarsa oleh Wiranto kepada dirinya merupakan kegiatan yang memerlukan pembiayaan. 

Kivlan juga menuntut agar Wiranto sebagai pihak yang memberikan penugasan Pam Swakarsa dihukum membayar seluruh biaya dan kerugian yang dialaminya. (RWS/ist)



Berita Lainnya
.

Pence Serukan Pembebasan Warga AS Di Venezuela
Garuda Indonesia Tujuan Jeddah Mendarat Darurat di Kolombo
Ma`ruf Amin Jelaskan Pembangunan `Insfrastruktur Langit`
Sandiaga Uno Hadiri Perayaan Isra Mi`raj di Jakarta Barat
Hindari Hantu Ikut Mencoblos, Prabowo Serukan Jaga TPS