Politik

OSO Enggan Komentari Usulan Penambahan Kursi Pimpinan MPR
WDP | Selasa,13 Agus 2019 - 23:40:38 WIB | dibaca: 15 pembaca

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO).foto:WDP-CityPost

Jakarta, CityPost - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Ketua DPD Oesman Sapta Odang (OSO) enggan mengomentari usulan jabatan pimpinan MPR menjadi 10 orang. Posisi yang dimaksud terdiri atas 9 dari DPR dan 1 dari DPD.

"Waduh sayakan sudah tidak lagi menjadi pimpinan MPR lagi, jadi mau jadi 100 juga boleh, asal semua setuju," terang OSO sambil bercanda, di Lobby Nusantara III, Gedung Parlemen, Jakarta, Selasa (13/8).

Ketika ditanya apakah agenda kepentingan bagi-bagi kursi kekuasaan oleh elite partai politik di MPR RI terkait penambahan kursi pimpinan, OSO yang menjabat Ketum Umum Partai Hanura itu meminta masyarakat yang menilainya.

"Gini kalau menampung itukan artinyakan sudah bagi-bagi jatah, kalau bagi-bagi jatah itu, saya nggak tahu yah bagaimana yah, tanyakan kepada rakyat deh," tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Sekjen PAN Saleh Partaonan Daulay mengusulkan penambahan pimpinan MPR menjadi 10 orang.
Usulan itu ditujukan agar mendinginkan perebutan kursi pimpinan MPR antarparpol.

Saleh mengatakan, rekonsiliasi kebangsaan dapat dilakukan dengan penambahan kursi pimpinan MPR. Dengan begitu, ia berharap pemilihan pimpinan MPR dapat dilakukan dengan musyawarah dan mufakat. (WDP/CityPost)

Berita Lainnya
.

Wisatawan Rasakan Pengalaman Bajak Sawah di Subak Jatiluwih
Olivia Cole Meninggal Dunia di Rumahnya
Okky Asokawati Geram Ada Pasien Wanita Diremas Dadanya
RS National Hospital Berhentikan Perawat Pria Peleceh Pasien
Gunung Mayon Meletus, Puluhan Ribu Warga Diungsikan Petugas