Ruang kita

Mahasiswa UMM Resmikan Rumah Kebhinekaan
AL | Jumat,23 Agus 2019 - 21:35:20 WIB | dibaca: 111 pembaca

Rumah Kebhinekaan di daerah Dusun Sebaluh, Desa Pandesari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.foto.ist

Malang, CityPost - Puluhan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) 114 meresmikan Rumah Kebhinnekaan yang berada di daerah Dusun Sebaluh, Desa Pandesari Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

"Pembangunan Rumah Kebhinnekaan ini didasari pada keberadaan beragam agama yang hidup rukun, tanpa pernah terjadi konflik. “Selain itu, wargapun masih menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, tanpa membedakan agama,” kata Koordinator KKN 114 UMM Wildan Arif melalui keterangan resmi yang diterima awak media, Jum`at (23/8).

Wildan menjelaskan, Rumah Kebhinekaan bisa digunakan sebagai ruang pertemuan. Di dalamnya juga terpasang gambar dan simbol dari masing-masing keempat agama. Bahkan, terpasang kitab dan buku referensi setiap agama, serta prasasti yang sudah ada sebelumnya. kehadiran Rumah Kebhinnekaan diharapkan bisa membantu meredam ketegangan antar eleman masyarakat di Indonesia, serta bisa menjadi contoh sekaligus inspirasi perwujudan kehidupan berbangsa dan bernegara. "Terutama dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika. Tempat pertemuan yang tersedia di Rumah Kebhinekaan diharapkan bisa membantu para tokoh agama di Dusun Sebaluh. Dengan demikian, toleransi beragama di Dusun Sebaluh tetap terjaga. Apalagi, di dusun sendiri terdapat empat penganut agama yakni Islam, Hindu, Kristen, dan aliran kepercayaan Sapta Dharma. 
 
“Di dusun ini, empat agama ini bisa hidup rukun-guyub. Misalnya, ketika masyarakat beraga Islam membangun masjid, masyarakat agama lain juga turut membantu mendirikan. Demikian juga dengan pendirian tempat ibadah lainnya,” ujarnya.
 
Kepala Dusun Sebaluh, Imam Bashori mengapresiasi keberadaan Rumah Kebhinekaan yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat pertemuan kegiatan warga, baik itu rapat ataupun pertemuan lainnya. Rumah ini bisa menjadi tempat memediasi saat terjadi suatu masalah. (red/ist)

Berita Lainnya
.

Imigrasi Kendari Belum Maksimal Awasi Pergerakan WNA
Badui Dalam Tertutup Wisatawan Selama Perayaan Kawalu
Pasangan JADI Gugur Sebagai Peserta Pilkada Probolinggo
AS Dituding Langgar Kawasan LCS
Turki Lakukan Serangan Balasan Kurdi Suriah