Tokoh

Mahathir Ragukan Sistem Hong Kong Saat Ini
RWS | Sabtu,07 Sept 2019 - 15:36:31 WIB | dibaca: 71 pembaca

Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad/foto ist

CityPost – Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan dirinya hingga saat ini masih meragukan sistem yang ada di Hong Kong. Khususnya terkait maraknya aksi demonstrasi yang terjadi dinegara itu.

Aksi protes tersebut menurut Mahathir menunjukkan adanya keterbatasan kerangka satu negara dengan dua sistem. Melihat kondisi tersebut, Perdana Menteri Malaysia mengaku khawatir dan prihatin bahwa China kemungkinan tidak akan mentolerir eskalasi lebih lanjut lagi.

Komentar itu disampaikan Mahathir ketika berkunjung ke Jepang, Disana dia juga mengatakan bahwa Beijing kemungkinan akan menggunakan kekuatan untuk mengakhiri kebuntuan saat ini jika demonstrasi terus meningkat dan berlanjut.

Demonstrasi besar-besaran yang terjadi di Hong Kong sejak Juni lalu diketahui telah mengganggu jaringan transportasi dan bandara internasional diwilayah itu. Bahkan Pemimpin Kota Hong Kong Carrie Lam mengumumkan akan membatalkan RUU Ekstradisi Massal yang ditengarai sebagai pemicu terjadinya aksi dalam skala besar.

Kendati pencabutan RUU Ekstradisi Massal sudah diumumkan, namun para demonstran masih mengklaim akan terus melanjutkan aksi mereka agar semua tuntutan yang dilayangkan dipenuhi semua, termasuk dilakukannya penyelidikan independen terhadap adanya dugaan kebrutalan polisi dalam menangani pengunjuk rasa. Selain itu para demonstran meminta semua rekan-rekan mereka yang ditahan untuk dibebaskan tanpa syarat. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Rakor Sinergitas Tiga Pilar Wujudkan Desa Mandiri
Lapas GS Dikunjungi Staf Ahli Kemenkumham
Pemkab Lamteng Giatkan Gotong Royong Warga
TNI Dan Polri Gelar Doa Bersama
PSG FC Raih Juara Turnamen Piala Raja Ampat 2018