Politik

Pemerintah Berencana Menaikan Iuran BPJS, Listrik Dan BBM
Hen | Sabtu,07 Sept 2019 - 22:48:08 WIB | dibaca: 70 pembaca

Presiden RI Ir. Joko Widodo/Foto ist.

Jakarta, CityPost – Rencana pemerintah untuk menaikan iuran BPJS, Listrik dan BBM saat ini terus dikritisi publik. Bahkan salah seorang pengamat politik menilai, ada indikasi kesempatan yang diambil saat anggota DPR RI sedang disibukkan dengan rencana revisi UU KPK dalam menetapkan kenaikan yang bisa memicu kekecewaan dari rakyat.

Pengamat Politik Ray Rangkuti mengatakan, rencana pemerintah menaikan iuran BPKS Kesehatan, tarif dasar listrik dan Bahan Bakar Minyak (BBM) saat ini tidak akan mendapatkan implikasi yang serius dari anggota parlemen di DPR.

“Apakah memiliki implikasi serius ke DPR? Belum tentu, itu soalnya bagaimana DPRnya melihat potensi perlawanan membesar. Cuma dugaan saya tidak akan banyak implikasinya pada DPR,” tegas Ray di Jakarta pada Sabtu (7/9).

Sementara itu, kebijakan menaikan tarif dan iuran dinilainya juga tidak akan mendapatkan reaksi yang keras dari DPR RI pasalnya anggota parlemen sedang sibuk mengurus kepentingan merevisi UU KPK.

“Gimana reaksi DOR? Dugaan saya DPRnya enggak akan bereaksi, apalagi sekarang mereka lagi punya kepentingan untuk merevisi UU KPK,” ungkap Ray.

Ray menduga kesibukan DPR inilah yang akan dimanfaatkan Presiden Jokowi untuk merombak kebijakan yang imbasnya bisa langsung dirasakan oleh rakyat kebanyakan. Selain DPR sedang sibuk dengan revisi UU KPK, mereka juga tengah merombak konsep UuMD3 agar bisa menambah pimpinan MPR di parlemen.

“Sehingga presiden punya kesempatan yang cukup untuk melaksanakan agenda-agendanya itu. Iya tentu saja (dimanfaatkan presiden), politik itu ya peluang,” ujarnya.

Kendati demikian, pengamat politik ini berharap presiden Jokowi mau memikirkan secara matang sebelum menetapkan kebijakan yang bisa memicu kekecewaan rakyat banyak. (Hen/ist)

Berita Lainnya
.

Sultan HB X Kembali Jadi Gubernur DIY Periode 2017-2022
Geopark Ciletuh Sedang Dinilai Tim UNESCO
PAN: Praktik Pungli Banyak Terjadi di Berbagai Negara
Polisi Periksa Kandungan Pil Milik Tora Sudiro-Mieke Amalia
Aa Gatot Segera Diadili Terkait Kasus Senpi dan Asusila