Hukum

Polri Diapresiasi Usai Berani Selidiki Petinggi BTN
RWS | Sabtu,07 Sept 2019 - 22:51:05 WIB | dibaca: 60 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Kasus pembobolan dana nasabah Bank Tabungan Negara (BTN) yang sedang ditangani Mabes Polri melalui Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri saat ini banyak mendapatkan perhatian dari Publik Indonesia.

Bahkan kabarnya Polri diapresiasi oleh pihak OJK Watch atas upaya dan langkah berani yang dilakukan dalam menyelidiki dan memeriksa pejabat tinggi BTN.

Koordinator OJK Watch Andri Maulana mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi Polri atas penanganan kasus bobolnya dana nasabah sebesar Rp. 250 miliar dengan melibatkan empat korban antara lain SAN Finance, PT. Asuransi Jiwa Mega Indonesia, Asuransi Umum Mega dan Global Index Investindo.

Sementara itu saat mengomentari kasus tersebut, Andri masih kurang yakin jika kasus sebesar itu hanya melibatkan karyawan biasa tanpa ada petinggi yang terlibat didalamnya.

“Kami minta janganhanya karyawan Bank BTN dilevel bawah saja yang dikorbankan untuk menanggung kasus pembobolan dana nasabah ini. Padahal pencairan dana dan penempatan dana yang jumlahnya ratusan miliar pasti dan wajib diketahui oleh direksi,” ungkapnya.

Bahkan Andri menduga dalam kasus itu sudah ada pengaturan hingga membuat jajaran direksi tidak tersentuh dengan pembobolan dana nasabah.

“Padahal pencarian dana dan penempatan dana yang jumlah ratusan miliar pasti dan wajib diketahui oleh direksi,” pungkasnya.

Andri menyebutkan pemeriksaan terhadap Direktur Legal Bank BTN, Yossi Istanto oleh tim Tipideksus yang pada saat kasus pembobolan dana nasabah menjabat sebagai Kadiv Legal Bank BTN merupakan langkah yang tepat.

“Sudah tepat sekali dan jika skenario kasus ini diduga diatur oleh Yossi Istanto, tentu saja Bareskrim bisa saja menetapkan Yossi Istanto sebagai TSK baru nantinya,” tukas Andri. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Massa Bersorak Melihat Anies Ikut Shalat Subuh Di GBK
Enam Paten Teregistrasi Diraih UIN Bandung
IPB Masuk Jajaran 100 Besar Dunia Untuk Pengelolaan SDGs
Battle of Surabaya Tayang di TMII Tiap hari Selama 1 Tahun
Ma`ruf Amin Yakin Kampanye Akbar 13 April Tak Kalah Besar