Hukum

Jokowi Tidak Hadiri Sidang Gugatan Pemadaman Listrik
RWS | Senin,09 Sept 2019 - 17:04:03 WIB | dibaca: 71 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Sidang gugatan pemadaman listrik yang diajukan oleh Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) saat ini harus ditunda di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan usai Presiden Jokowi tidak bisa menghadiri acara tersebut.

Sidang itu kabarnya akan ditunda selama tiga minggu kedepan oleh Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, sementara itu, Jokowi disebutkan menjadi salah satu pihak yang tergugat selain dari pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Sidang itu sendiri saat ini dihadiri oleh FAMI sebagai pihak penggugat, pihak PLN sebagai tergugat, Kementerian ESDM sebagai tergugat dua dan Kementerian BUMN sebagai tergugat tiga. Namun, sebagai tergugat satu Presiden Jokowi absen dalam sidang.

“Presiden RI turut tergugat satu tidak hadir,” ungkap Hakim Krisnugroho Sri Pratomo saat berada diruang sidang pada Senin (9/9).

Melansir pantauan awak media, sidang berlangsung hanya sebentar selama 15 menit. Usai itu, pihak penggugat dan tergugat sama-sama menyerahkan dokumen-dokumen yang mereka miliki kepada Hakim.

Hakim Krisnugroho memutuskan menunda sidang selama tiga minggu agar para pihak juga memenuhi semua persyaratan seperti surat kuasa.

“Karena masih ada turut tergugat satu tidak hadir, kami akan panggil lagi tiga minggu dari hari ini. Kita panggil turut tergugat satu Presiden RI. Sidang ditunda, perintah penggil turut tergugat satu,” ujarnya.

Diketahui, FAMI melayangkan gugatan kepemerintah usai terjadinya pemadaman listrik massal pada akhir pekan lalu. FAMI menggugat Presiden Jokowi, Kementerian ESDM dan Kementerian BUMN ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Mereka menuntut ganti rugi sebesar Rp. 313 triliun kepada tergugat. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Kawah Gunung Agung Alami Retakan 80 Meter
BJ Habibie Galang Dana Untuk Buat Pesawat R80
Sungai Cileungsi Tercemar, DLH Akan Sangsi Tegas Perusahaan
Korut Bantah Tudingan Trump Terkait Penyiksaan Mahasiswa
Harga BBM di Qatar Naik Mulai 1 Oktober