Jawa

Bioskop Rakyat Bakal Jadi Wahana Hiburan Warga DKI Jakarta
MAR | Selasa,08 Okt 2019 - 19:31:52 WIB | dibaca: 35 pembaca

Warga DKI Jakarta kini bisa menikmati hiburan nonton bioskop murah/foto ist

Jakarta,Citypost  -  Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Perumda Pasar Jaya berkolaborasi dengan PT. Kreasi Anak Bangsa (Keana Films-Production) dan Badan Ekonomi Kreatif Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) telah menuntaskan pembangunan Bioskop Rakyat yang berada di Pasar Teluk Gong, Jakarta Utara. 

Bioskop Rakyat Indiskop berkonsep “Edusinema, Ruang Kreatif, Kuliner Indonesia” ini diresmikan langsung oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada Senin (7/10) yang juga dihadiri dalam peresmian tersebut, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin, Kepala Bekraf, Teiawan Munaf,Direktur Utama Keana Films, Marcela Zalianti, para Pejabat Pemprov DKI Jakarta, serta para Tokoh Perfilman Indonesia.

Dalam kesempatan ini, Gubernur Anies mengapresiasi hadirnya Bioskop Rakyat pertama di Jakarta. Dengan adanya Indiskop, diharapkan dapat menghadirkan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta, khususnya pra sejahtera, karena dapat menonton film di bioskop dengan harga terjangkau. Bagi masyarakat Jakarta, lanjut Gubernur Anies, Indiskop ini bisa menjadi salah satu ruang ketiga untuk berinteraksi dan mendapatkan hiburan yang membangun rasa kebersamaan.

“Alhamdulillah hari ini Indiskop diresmikan di Teluk Gong. Ini sebuah babak baru, bukan hanya untuk bioskop yang ada di tempat ini, tapi babak baru bioskop untuk rakyat yang ada di Jakarta. Indiskop ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Jakarta untuk bisa menonton di bioskop dengan harga yang terjangkau. Jadi, ini sebuah babak baru untuk membangun kesetaraan. Ini penting sekali, supaya warga Jakarta bisa memiliki ruang interaksi. Dan begitu ada ruang interaksi, maka yang kita bicarakan sebagai perasaan kebersamaan dan kedekatan itu akan muncul lewat tempat-tempat seperti ini,” ucap Anies.

Anies pun menambahkan, selanjutnya Pemprov DKI Jakarta akan terus berkolaborasi bersama para pemangku kepentingan, untuk menghadirkan Bioskop Rakyat Indiskop di tiap wilayah Ibu Kota Jakarta.

 “Karena itu, sekaligus kesempatan ini, Pasar Jaya, kita mulai setiap pasar, kita dorong untuk bangun Indiskop ini. Jadi, kita sebut, di tempat-tempat di mana tantangan sosial ekonominya tinggi, di situ kita mulai. Kalau itu bergerak, nanti kita dukung sama-sama, kita cari caranya, supaya lebih banyak mempromosikan tempat ini, termasuk ke sekolah-sekolah. Jadi, bila di Jakarta bisa dikerjakan Insya Allah bisa jadi contoh di tempat lain,” ujar Anies. 

Sebagai informasi, hadirnya Indiskop ini antara lain bertujuan untuk memberikan sarana akses menoton dan memperluas kesempatan menonton film bagi masyarakat kecil menengah, serta turut memberikan kesempatan bagi film Indonesia agar bisa makin dinikmati oleh masyarakat secara lebih luas. 

Selain itu, dengan hadirnya Bioskop Rakyat merupakan nilai tambah ekonomi untuk sektor ekonomi kreatif dan UKM sebagai dampak dari banyaknya bioskop dan jumlah produksi film.

Karena di setiap Bioskop Rakyat ikut disediakan tempat untuk berjualan bagi para UKM.

Indiskop di Pasar Teluk Gong memiliki 2 studio dengan 110 kursi penonton untuk masing-masing studio.

 Adapun harga tiket yang dijual kepada masyarakat di bioskop ini tergolong sangat murah. Di hari Senin sampai dengan Jumat, tiket dijual seharga Rp.18.000,-. Sedangkan, untuk di hari Sabtu dan Minggu tiket dijual dengan harga Rp.25.000,-. 

Selama masa sosialisasi kepada masyarakat, film diputar sejak pukul 13.00 WIB setiap harinya.

Tingkat okupasinya di hari biasa memang masih cukup minim, tapi untuk di akhir pekan okupasi masyarakat untuk menonton terlihat cukup tinggi.

Dalam kesempatan ini, Anies pun berpesan agar pengelolaan Indiskop ini dilakukan dengan sebaik mungkin, termasuk dalam merawat dan mengelola fasilitasnya.

 “Memulai yang baru itu tentu menantang, seperti kemarin prosesnya menantang sekali, termasuk penerimaan dari lingkungan (atau) kalangan pengguna pasar. Tetapi sesudah yang pertama, ini bisa menjadi rujukan. Karena itu, saya setuju sekali soal (menjaga) kebersihan, kerapian, dan ketertiban. Harga boleh murah, pengelolaan penuh dengan nuansa Indonesia, tapi begitu sampai kebersihan, tunjukkan tempat ini sama bersih dan modern dengan tempat-tempat lain yang harga tiketnya mahal,” pungkas Anies.

Untuk pembangunan Bioskop Rakyat ini juga didukung oleh Kamar Dagang dan Industri (KADIN) dan Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) 56. (MAR-citypost)

Berita Lainnya
.

Kimi Hime Belum Berencana Cabut Penangguhan Kontennya
Bank Mandiri: 90 Persen Nasabah Telah Mengembalikan Dana
Dalilah Muhammad Cetak Rekor 400m Gawang
Nuest Siapkan Konser Terbaik Untuk Fans Indonesia
Kandaskan Hendra/Ahsan, Minions Juara Kali Ketiga Japan Open