Peristiwa

Subsidi BBM Dicabut, Ekuador Bergejolak
RWS | Rabu,09 Okt 2019 - 22:15:57 WIB | dibaca: 35 pembaca

Aksi rakyat Ekuador menolak dicabutnya subsidi BBM/foto ist

CityPost – Kebijakan pemerintah mencabut subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah diberlakukan selama puluha tahun tengah membuat marah rakyat dan para pekerja Ekuador. Mereka kemudian menggelar aksi protes yang berujung pada kericuhan hingga melumpuhkan ibukota negara itu.

Serangkaian aksi protes yang sudah digelar sejak Selasa lalu, melibatkan rakyat dan buruh yang menolak kebijakan Presiden Ekuador Lenin Moreno terkait serangkaian reformasi tenaga kerja, pajak dan pembatalan subsidi BBM.

Seperti yang dilansir Al Jazeera, ribuan rakyat pribumi Ekuador tengah menggelar aksi dengan turun kejalan di Ibu Kota Quito untuk menolak semua kebijakan terbaru Moreno. Sementara itu, Moreno saat ini telah membatasi pergerakan waktu aksi disekitar gedung pemerintah dari jam 8 malam sampai jam 5 pagi waktu setempat melalui dekrit.

Diketahui, demonstrasi yang terjadi pada Selasa (8/10) kemarin berlangsung selama 24 jam usai Moreno memindahkan pemerintahannya dari Quito. Aksi itu telah melumpuhkan transportasi umum dan banyak para demonstran yang ditangkap petugas keamanan.

Salah seorang demonstran, Maria Boada (56) mengatakan, aksi dilakukan untuk menolak paket ekonomi kebijakan pemerintahan Moreno.

“Kami menolak paket ekonomi yang diterapkan untuk pemerintah Moreno. Kami menuntut agar dia mengangkat keadaan darurat dan mengakhiri penindasan, dan menghentikan reformasi perburuhan,” tegas Maria pada Senin (7/10) lalu mewakili kolektif hak-hak perempuan, Women for Change dihadapan awak media.

Maria juga menjelaskan bahwa banyak demonstran yang menggunakan masker wajah dicampur cuka untuk membantu menyaring gas air mata yang ditembakkan petugas kepolisian kehadapan demonstran.

Diketahui, aksi demonstrasi di Ekuador tengah menyebabkan sebanyak 570 demonstran ditangkap. Sejumlah jalan ditutup hingga mengganggu perjalanan pengiriman berbagai kebutuhan yang akan dipasok kewilayah tersebut. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Bupati Pakpak Bharat Pimpin Apel Perdana
Jelang UNBK, Disdikbud Lampura Latih Proktor-Teknisi SMP
Upaya Pembukaan Jalan Banjarharjo-Brebes Terus Dilakukan
Bulog Harapkan Nasionalisme Petani, Rice Mill Dan Tengkulak
Payung Hukum TNI Brebes Di Upsus Pertanian