Umum

Indonesia Jalin Kerjasama Dengan Singapura Diberbagai Bidang
RWS | Rabu,09 Okt 2019 - 22:57:22 WIB | dibaca: 66 pembaca

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien (kiri) dan Presiden RI Joko Widodo (kanan)/foto ist

Jakarta, CityPost – Pemerintah Indonesia dan Singapura saat ini tengah menjalin bentuk kerjasama diberbagai bidang yang menguntungkan untuk kedua negara satu sama lainnya. Hal itu diketahui dari kesepakatan antara Presiden Indonesia Joko Widodo dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien.

Kesepakatan yang dicapai antara Jokowi dan Hsien terkait untuk meningkatkan kerjasama dibidang keamanan, ekonomi dan juga pendidikan.

Sementara itu, terkait kerjasama tersebut, Jokowi mengatakan pihaknya menghormati Singapura, khususnya terkait fight information region atau kendali ruang udara yang saat ini sudah disepakati Indonesia dan Singapura.

“Pertama, Indonesia menyambut kerangka negosiasi untuk fight information region (FIR atau kendali ruang udara) yang sudah disepakati kedua negara. Indonesia menghormati posisi Singapura untuk mengawasi wilayah udaranya,maka tim teknis kami sudah memulai negosiasi dan saya mendorong agar dipercepat,” ungkap Presiden Jokowi di Istana Singapura pada Selasa (8/10) lalu.

Jokowi dan Hsien diketahui bertemu dalam sebuah pertemuan Leaders Retreat yang dilangsungkan setiap tahunnya sejak tahun 2017 lalu. Pada pertemuan itu, kedua pemimpin dan sejumlah menteri membahas persoalan teknis diberbagai bidang.

“Kedua, untuk meningkatkan kerjasama keuangan antara bank sentral kedua negara dalam pengelolaan likuiditas valas (bilateral liquidity management  arrangement),” tukas Jokowi.

Disebutkan, saat ini Jokowi juga menyambut baik meningkatnya perusahaan yang ikut berpartisipasi dalam pengembangan kawasan industri Kendal dan Nongsa Digital Park di Batam.

“Kami menyambut baik tindak lanjut leaders retreat tahun lalu termasuk peningkatan tenant di Kawasan Industri Kendal, pembangunan Nongsa Digital Park karena Singapura telah mendukung dibukanya perusahaan Pegatron di Batam,” pungkasnya.

Selain itu, Jokowi juga mengungkapkan perlunya kerjasama bilateral dibidang investasi dan perdagangan. Oleh karenanya dia mendorong program tersebut.

“Kelima, dibidang infrastruktur, Indonesia menawarkan kerjasama pendanaan infrastruktur termasuk kereta api Makassar-Parepare dan Bandara Labuan Bajo,” ungkap Jokowi. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Kapal Penyelamat Migran Disita Italia
Para Petinggi ASEAN Sepakat Mendukung Sanksi Untuk Korut
Trump Menuding Penyelidikan Mueller Bernuansa Politik
Menristekdikti Dorong Perguruan Tinggi Cetak Wirausaha Muda
Istri Kedua Meninggal, Istri Pertama Opik tetap Ingin Cerai