Hukum

Eksepsi Romy Ditolak, Kasus Dilanjutkan
RWS | Rabu,09 Okt 2019 - 23:49:45 WIB | dibaca: 44 pembaca

Mantan Ketua Umum PPP Romahurmuziy/foto ist

Jakarta, CityPost – Eksepsi atau nota keberatan mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy tengah ditolak Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta. Oleh karenanya disampaikan kasus skandal suap jabatan di Kementerian Agama akan dilanjutkan kembali dengan pemeriksaan sejumlah saksi.

Terkait penolakan itu diketahui dari pembacaan amar putusan sela yang dilakukan oleh Ketua Majelis Hakim Fahzal Handri di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (9/10) hari ini.

“Menyatakan keberatan terdakwa dan tim penasehat hukum terdakwa Muhammad Romahurmuziy tidak dapat diterima,” kata Fahzal.

Disebutkan, Majelis Hakim menolak dan tidak sependapat dengan eksepsi Romy karena menilai dakwaan Jaksa Penuntut Umum KPK telah memenuhi semua unsur formil sehingga perbuatan Romy dapat segera diadili.

“Menyatakan, Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini,” ungkap Fahzal.

Diketahui dalam skandal suap jual beli jabatan dilingkungan Kementerian Agama, Romy bersama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didakwa menerima suap sebesar Rp. 325 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur yang bernama Haris Hasanuddin.

Untuk kasus itu, Romy kemudian didakwa melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

Tak Ada Larangan, Politisi Boleh Daftar Calon Anggota BPK
Arah Koalisi Petinggi PAN Minta Dengarkan Saran Amien Rais
AMB Kritik Kinerja DPD Partai Golkar DKI
Ramaikan Hut DKI Istri Anies Masak Tauge Goreng Betawi
Merry Riana Perkenalkan Kopi Bertema Perjuangan