Politik

DPR Siap Lawan Luhut Sikapi Aspirasi Penambang Nikel
Hen | Sabtu,30 Nov 2019 - 23:40:17 WIB | dibaca: 45 pembaca

Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade/foto ist

Jakarta, CityPost – Kebijakan pembatasan ekspor nikel yang dilakukan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dituding berpihak pada kepentingan China ketimbang menguntungkan Indonesia.

Penegasan itu disampaikan oleh Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade kepada awak media di Jakarta pada Jumat (29/11).

Andre mengatakan pemerintah akan mempercepat larangan ekspor pada tahun 2020, hal ini akan menguntungkan China karena dinilai bisa membeli bijih nikel dengan harga murah.

“Mereka (China) merugikan bangsa ini dengan membeli sumber daya mineral kita secara murah. Itu sangat menguntungkan mereka,” tegasnya.

Pernyataan itu sendiri mencuat usai diketahui adanya keluhan dari Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI) yang melaporkan hal itu kepadanya. Usai menerima laporan, Andre mengaku akan membela kepentingan para penambang lokal dengan mendorong ekspor bijih mentah nikel supaya tidak melulu menguntungkan China.

“Harga patokan mineral (HPM) sebenarnya sudah ada. Tinggal HPM itu yang nanti dijadikan dasar. Nanti kami dorong supaya berkeadilan. Jangan enak buat China saja. Kalau gue lebih fokus agar pengusaha lokal ini tidak habis sama China ini. Siapa yang beking? Akan kami lawan,” ucapnya. (Hen/ist)

Berita Lainnya
.

Pemerintah Dorong Sertifikasi Kompetensi Koperasi Dan UMKM
Pesawat Air France Ada Di Lintasan Rudal Korut
AS Minta Penetapan Sangsi Korut Via Voting
Tahun 2025 Jadi Target Pemerintah Sertifikasi Semua Tanah
Prakoso Seriusi Uji Kompetensi Pelaku Koperasi dan UKM