Umum

Bikin Merinding, Shalawat Nabi Muhammad Menggema Di Monas
Hen | Senin,02 Des 2019 - 23:27:41 WIB | dibaca: 35 pembaca

Acara Reuni 212 tahun 2019 di Monas pada Senin (2/12)/foto ist Greatreuni212 @Jackvardan twitter

Jakarta, CityPost – Aksi massa paling besar dan disebut sebagai yang terbesar dalam sejarah demokrasi Indonesia dan dunia, 212, kembali dihelat di wilayah Monumen Nasional (Monas) pada Senin(2/12) hari ini. Acara dikemas dengan tajuk Reuni 212 untuk merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Shalat Tahajud bersama.

Acara Reuni 212 dimulai sejak pukul 03.00 WIB dini hari. Kendati sempat diguyur hujan pada malam harinya, peserta yang akan mengikuti reuni tetap teguh dan terus berdatangan memadati kawasan Monas.

Dari pantauan wartawan citypost, peserta aksi terlihat berkerumun dan berjalan kaki mulai dari Jalan Daan Mogot, ada yang melintas berjalan tapa sandal, ada juga yang berkendara menggunakan sepeda motor. Mereka terlihat berjalan berkelompok sejak pukul 16.00 WIB sore hari.

Sementara itu, diseputaran Gambir, Jakarta Pusat. Konsentrasi massa peserta Reuni 212 juga terlihat terus berdatangan memadati kawasan Monas. Mereka terus memadati shaf-shaf yang masih kosong untuk mengikuti Shalat Tahajud bersama dan mengikuti semua mata acara hingga pukul 08.30 WIB malam.

Suasana yang mengharukan dan membuat bulu kuduk merinding, khususnya saat para peserta Reuni 212 melantunkan Shalawat Nabi Muhammad SAW secara bersamaan. Salah seorang perserta tampak ada yang meneteskan air mata saat shalawat nabi itu dilantunkan.

“Terharu, kami bershalawat bersama. Kami berjalan dan mengikuti acara ini untuk bertemu sesama saudara Muslim dari berbagai daerah,” ungkap salah seorang peserta Reuni 212 dari Bekasi Barat, Eko Triono.

Eko mengatakan, apapun yang selalu dicibir oleh mereka yang tidak suka dengan kompaknya umat Muslim dan acara silahturahmi besar ini, semua harus kita doakan yang baik-baik dan jangan dibalas dengan mencaci maki.

“Biarlah, semua punya nilai sendiri, kita hanya bisa mendoakan yang baik-baik untuk mereka yang tidak suka dan selalu memandang negatif. Saya merinding melihat shlawat nabi menggema di Monas ini,” tukasnya.

Diketahui, acara Reuni 212 berhasil berjalan dengan damai dan tertib tanpa ada insiden apapun. Mereka membubarkan diri pada pukul 08.10 WIB sambil melantunkan Shalawat Nabi Muhammad SAW bersamaan, mengalir seperti air dan melantun.

Sementara itu, saat peserta Reuni 212 membubarkan diri, Juru Bicara PA 212 Ustadz Haikal Hasan terus menyerukan kepada semua peserta untuk membawa sampah bersama mereka agar tidak ada yang tertinggal dan melarang mereka menginjak rumput-rumput di Monas.

“Kita tidak akan meninggalkan tempat kalau belum bersih. Ayo sambil dirapikan lagi,” Himbau Haikal Hasan. (Hen/ist)

Berita Lainnya
.

Kardinal Pell Bakal Dibui Usai Bandingnya Ditolak Pengadilan
Trump Ngambek Denmark Tolak Jual Greenland
China Tahan Pegawai konsulat Inggris di Shenzhen
Sudan Mulai Membubarkan Dewan Militernya
Jokowi Dinilai Belum Bisa Keluar Dari Convert Zone