Travel

Ratusan Ribu Wisman Masih Masuk Indonesia Ditengah Pandemi
Retno | Rabu,03 Jun 2020 - 15:15:56 WIB | dibaca: 147 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist

Jakarta, CityPost – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia Suhariyanto menyampaikan bahwa saat ini pihaknya mencatat masih adanya wisatawan mancanegara yang masuk ke Indonesia ditengah merebaknya wabah virus corona saat ini.

Suhariyanto mencatat ada sebanyak 160 ribu wisatawan mancanegara yang masuk pada April 2020 lalu padahal sejak Maret pemerintah sudah menetapkan Indonesia terpapar pandemi COVID-19 dan menutup akses masuk bagi warga negara asing.

Kendati demikian, dari catatannya, Suhariyanto mengatakan angka tersebut mengalami penurunan dari bulan yang sama yakni pada April 2019 lalu.  Penurunan sebesar 87,44 persen dengan total 1,27 juta kunjungan, sedangkan pada Maret 2020 turun menjadi 66,02 persen.

“Meski kasus covid pertama sudah diumumkan awal Maret 2020, tapi seperti yang sudah saya sampaikan bahwa dampak covid kepariwisata sudah terjadi sejak Februari, jadi April 2020 jumlah wisman yang datang ke Indonesia hanya tinggal 160 ribu orang,” ungkap Suhariyanto melalui telekonferensi pada Selasa (2/6) lalu.

BPS menjabarkan, wisman yang datang ke Indonesia itu berasal dari negara-negara, antara lain, wilayah Afrika sebesar 99,41 persen, Asia selain Asean sebesar 79,41 persen. Sedangkan dari data kebangsaan, Timor Leste ada sebanyak 83,55 ribu kunjungan ke Indonesia atau 52,02 persen, Malaysia 62,36 ribu atau 38,96 persen, Singapura 2,14 ribu atau 1,34 persen, Tiongkok 1,65 ribu atau 1,03 persen dan Filipina 1,45 ribu atau 0,90 persen.

“Didominasi oleh wisman dari Timor Leste, tapi kalau kita lihat memang pergerakan grafik ini sangat tidak biasa. Ini menunjukkan dampak covid ke pariwisata sangat-sangat besar dan kita perlu berhati-hati karena ini akan berdampak ke sektor pendukungnya yakni tingkat hunian kamar, transportasi, industri kreatif, perdagangan dan seterusnya,” ujar Suhariyanto. (Ret/ist)

Berita Lainnya
.

LBH Masyarakat Menentang Rencana Eksekusi Mati Jilid Empat
Polri Tindak Lanjuti Surat Kaleng Penculikan Ulama
Yusril Kembali Optimis Partainya Menjadi Besar
Money Politik Dianggap Merendahkan Martabat Rakyat
Pemerintah Diminta Beri Atensi Kepada Habibie