Selebrity

Roy Marten Bilang Nyapres Butuh Triliun dan Kuota DPR
Chan | Rabu,09 Sept 2020 - 21:23:02 WIB | dibaca: 68 pembaca

Aktor The Big Five Indonesia Roy Marten saat menghadiri pembukaan Coffee Lathi di Green Lake City Duri Kosambi, Jakarta Barat Rabu (9/9)/foto Paulus Citypost

Jakarta, CityPost – Bintang Film The Big Five Roy Marten menilai sebuah kewajaran jika ada seniman yang dekat dengan politik pasalnya memang terkait. Namun, yang harus menjadi perhatian adalah kualitas dan kapasitas mereka nantinya setelah terjun kedalamnya.

Ungkapan itu disampaikan Roy Marten saat menanggapi maraknya selebriti yang masuk kedunia politik dan ada juga yang mencalonkan diri menjadi presiden baru-baru ini.

Aktor kawakan ini mengatakan untuk mencalonkan diri sebagai presiden membutuhkan biaya yang besarannya mencapai trilunan rupiah dan kuota kursi di DPR bagi partai pengusungnya. Tidak sembarang bisa masuk keranah tersebut.

Saat ditanya apakah tertarik juga ikut mencalonkan diri sebagai presiden Indonesia untuk perhelatan di Pemilu 2024 mendatang, Roy hanya tertawa dan tegas menolaknya.

“nda-nda mas, tidak mudah. Capres harus punya modal triliunan dan butuh kuota kursi di DPR bagi partai yang mengusungnya,” ungkap Roy Marten disela-sela pembukaan Coffee Lathi di bilangan Green Lake City, Duri Kosambi, Jakarta Barat pada Rabu (9/9).

Roy Marten mengatakan saat ini sosok-sosok yang bisa mencapai kriteria itu adalah Sandiaga Uni, Agus Harimurti Yudhoyono, Prabowo Subianto, dan tokoh lainnya yang memang memiliki modal besar.

Sayangnya siapa sosok presiden berikutnya yang mumpuni untuk 2024 setelah Jokowi tidak lagi menjabat presiden, Roy belum mau membocorkan siapa yang masuk dalam kriteria penilaiannya.

“Saya belum mau membicarakannya mas, nanti semua akan muncul,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya Roy Marten merupakan sosok aktor yang pertama kali melirik figur Joko Widodo dan berhasil memprediksinya menjadi presiden Indonesia. Penilaian dan dukungan Roy diberikan pada saat mantan Wali Kota Solo itu masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Roy bersama komunitasnya menggelar sebuah diskusi di kawasan Episentrum, Rasuna Said dan langsung memberikan statement dan dukungan agar Jokowi bisa menjadi presiden. Peryataan dukungan tersebut juga sempat ditayangkan oleh Majalah Pendiri pada April 2013 silam. (Chandra)

Berita Lainnya
.

DPR Soroti Persoalan Penyelenggaraan Haji
Komisi III DPR Minta RUU PKS Tidak Disahkan Dulu
KAI Terapkan Aturan Baru Tarif Reduksi Mulai 1 September
Lampung Resmikan Kapal Pembersih Sampah Laut
DPD RI Periode 2014-2019 Hasilkan Berbagai Capaian