Umum

NU Pilih Selamatkan Nyawa Ketimbang Pilkada Dimasa Pandemi
Chan | Rabu,23 Sept 2020 - 22:29:04 WIB | dibaca: 106 pembaca

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj/foto ist SSV youtube Najwa Shihab

Jakarta, CityPost – Organisasi Keislaman legendaris Nahdlatul Ulama (NU) saat ini menyampaikan bahwa mereka lebih peduli dan memilih untuk membela menyelamatkan nyawa manusia ketimbang masalah urusan Pilkada ditengah pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj menanggapi masalah Pilkada Serentak 2020 yang akan digelar sebentar lagi. Menurutnya, pilkada bisa digelar kapanpun tetapi nyawa manusia tidak bisa ditunda.

“Keselamatan jiwa, keselamatan masyarakat, perintah agama dan itu mandat Undang-Undang Dasar harus kita utamakan dari segalanya. Politik bisa ditunda, tapi keselamatan nyawa tidak bisa ditunda,” tegas Said saat membuka Konferensi Besar NU secara virtual pada Rabu (23/9) hari ini.

Said Aqil sendiri menyatakan sejauh ini PBNU sudah mendesak pemerintah agar mau menunda Pilkada serentak demi tanggungjawab kemanusiaan agar masyarakat bisa terhindar dari bahaya Covid-19.

“Meminta agar pilkada langsung ditinjau kembali karena banyak mudaratnya daripada manfaatnya,” ungkap Said.

Diketahui sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, DPR RI, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) bersepakat untuk tetap menggelar Pilkada serentak kendai Indonesia sedang menghadapi wabah virus corona yang sudah ditetapkan sebagai pandemi oleh WHO. (Chan/ist)

Berita Lainnya
.

Jelang Piala Dunia, Tim Brazil Dan Neymar Tiba Di Rusia
Donald Trump Tiba Di Singapura Tuk Mulai Pertemuan
Kim Jong Un Tiba Di Singapura Menggunakan Pesawat Jet China
Trudeu Bersikeras Pertahankan Sikap Terkait NAFTA
Pertemuan Trump Dan Kim Viral Di Korea Utara