Mikro

Kemenkop Berdayakan Koperasi Dan UKM Rambah Pasar Ekspor
Agus | Rabu,14 Okt 2020 - 20:17:34 WIB | dibaca: 34 pembaca

Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim/foto Agus citypost

Bangka Belitung - Kementerian Koperasi dan UKM mulai menyoroti peluang ekspor yang akan dilakukan oleh para pelaku Koperasi dan UKM. Mereka menyebutkan potensi ekspor itu harus difasilitasi seiring melemahnya posisi rupiah yang rendah dibawah dollar Amerika Serikat.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki yang meminta jajarannya proaktif dan melakukan program jemput bola untuk bisa merealisasikannya.

Sementara itu, mengacu pada arahaan Teten, Deputi Bidang Pengembangan SDM Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim mengaku tengah melakukan realisasi dengan membuka pelatihan akses pasar berbasis ekspor yang dilaksanakan di Hotel Santika, Bangka Tengah kepulauan Bangka Belitung dengan menyesuaikan hasil monitoring dilapangan bahwa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mempunyai komuditas unggulan untuk diekspor (14/10).

Arif Rahman Hakim dalam arahannya pada Pembukaan pelatihan tersebut menyampaikan, bahwa Kementerian Koperasi dan UKM wajib hukumnya melakukan pendampingan jika disatu daerah terdapat komoditas unggulan tetapi pasarnya belum difasilitasi. Itulah sebabnya pada kesempatan ini kami hadir di Pangkal Pinang untuk meningkatkan kapasitas pelaku koperasi dan UKM yang punya potensi untuk ekspor, ucap Arif.

Arif menyebutkan ada pendapat yang mengatakan bahwa pasar dalam negeri juga terbuka luas tentu itu benar namun kita melihat produknya, ada beberapa produk dalam negeri berlimpah namun di pasar luar negeri pemain dan barangnya terbatas, hal-hal seperti ini yang harus kita raih, karena kita bisa menjadi pemain utama dalam ekspor tersebut ujar Arif.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Osman Djohan, Asisten Deputi Pengembangan Kewirausahaan Nasrun dan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Elfiyena.

Lebih lanjut Arif menyampaikan rasa terima kasih pada semua pihak yang mendukung kegiatan ini sehingga dapat terlaksana dengan lancar dengan memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Satuan Tugas Covid-19.

Ia juga mengatakan bhwa tujuan pelatihan di Provinsi Bangka Belitung adalah untuk mendorong UMKM yang mempunyai produk unggulan sehingga memanfaatkan peluang-peluang pasar melalui ekspor.

Dalam paparannya, Arif juga mengutip data ekspor di Indonesia mempunyai potensi yang sangat baik. Menurutnya, data BPS menunjukkan bahwa ekspor kita mengalami peningkatan yang cukup signifikan, yaitu sebesar 14,33% atau sekitar US$ 1,72 Miliar di bulan Juli 2020 jika dibandingan dengan bulan Juni 2020. Berdasarkan data tersebut maka di masa pandemi covid-19 relatif meningkat dari bulan juni ke juli. Tetapi jika dilihat lebih detail, sektor pertanian masih cukup rendah, hanya menyumbang US$ 0,35 Miliar juta atau 2,54% saja dari total Ekspor Non Migas, jelasnya.

Dengan melihat data di atas, maka ekspor di sektor pertanian masih cukup rendah. Artinya inilah peluang emas yang harus diraih untuk dapat meningkatkan ekspor di sektor pertanian, kata Arif.

Di Provinsi Bangka Belitung, terdapat potensi yang cukup menjanjikan, antara lain lidi nipah berikut produk turunannya, nanas dan kopi juga merupakan harapan besar yang bisa diharapkan untuk mendongkrak perekonomian Indonesia yang nantinya bisa membawa kontribusi serta membawa masyarakat pelaku UMKM Bangka Belitung menjadi pahlawan dan tumpuan perekonomian nasional, papar Arif lebih lanjut.

Arif mengakui bahwa masih ada titik kelemahan koperasi dan UKM yang salah satunya adalah akses pasar baik dalam negeri maupun luar negeri. Oleh sebab itu kementerian koperasi dan UKM secara khusus  harus bisa mendatangkan expert di bidang ekspor. Makanya pada kesempatan ini kami mengharapkan  pelaku UKM yang sudah malang melintang dalam ekspor, dan profesinya juga bertambah sebagai fasilitator pelatihan UKM yang go eksepor yaitu Laila Fatimah (ABDISI Ekspor), ungkap Arif.

Untuk pasar dalam negeri kami menghadirkan LKPP (Belanja Pengadaan) dan Pasar Digital (PaDi) dari Kementerian BUMN serta pakar dalam digital marketing yaitu Stanly, ungkapnya lebih lanjut.

Dalam kesempatan ini Arif juga menyampaikan melanjutkan bahwa UMKM yang eksis mampu bertahan dan beradaptasi dengan pandemic new normal adalah koperasi dan UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital, baik melalui media sosial maupun marketplace yang ada.

"Saat ini Kementerian Koperasi dan UKM sudah membangun kolabolasi dengan marketplace antara lain : blibli.com, lazada, shoppe, bukalapak,  tokopedia, untuk pertanian/peternakan dengan sayur box, tanihub, ternaknesia" tandas Arif.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Osman Djohanmenyatakan, bahwa beberapa waktu lalu pihaknya telah melakukan ekspor lidi nipah ke negara nepal yang pelepasan ekspor perdana nya dilakukan langsung oleh Menteri Koperasi dan UKM di bulan juli lalu.

Erzaldi berharap dari 669 Koperasi dan kurang lebih 180.000 UKM di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dapat mengikuti untuk melakukan ekspor juga, dikarenakan banyak potensi produk yang dapat dijual ke luar negeri, seperti olahan hasil makan laut, rempah-rempah, dan handycraft.

Erzaldi menyampaikan rasa  terimakasih kepada kementerian koperasi dan UKM yang sudah melakukan pelatihan di Provinsi Bangka Belitung.

Baginya, kehadiran Kementerian Koperasi dan UKM bagi Pemprov Bangka Belitung adalah merupakan berkah sekaligus bentuk kepedulian dan secercah harapan bagi pelaku UMKM.

"Saya berharap pelaku UMKM yang mempunyai produk unggulan di Prov. Bangka Belitung agar mempunyai orientasi ekspor untuk meningkatkan kapasitas keterampilan dan keahliannya sehingga menjadi penggerak perekonomian dan pemerataan pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung" ungkap Erzaldi. (Agus)

Berita Lainnya
.

Pemprov Jatim Dukung Penetapan Cagar Alam Geologi Bojonegoro
Santri Garut Gelar Konvoi Meriahkan HSN
Cifex Hadirkan Kreasi Rotan Cirebon
Rotan Minimalis Pikat Pangsa Internasional
Warga Solo Gelar Kenduri Cinta Untuk Kahiyang dan Bobby