Umum

Gatot Bilang Semakin Ditekan KAMI Semakin Bangkit
Chan | Rabu,14 Okt 2020 - 21:01:13 WIB | dibaca: 27 pembaca

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo/ foto ist SSV tvone

Jakarta, Citypost – Penangkapan sejumlah aktivis dan para petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) seperti Syahganda Nainggolan, Anton Permana dan Jumhur Hidayat tengah membuat geram kalangan aktvis lainnya yang menuding aksi tersebut sebagai pembungkaman kebebasan berpendapat dalam negeri demokrasi.

Sejauh ini diketahui, Syahganda Nainggolan, Anton Permana dan Jumhur Hidayat diamankan dari tempat dan waktu yang berbeda satu sama lainnya. Penangkapan mereka dilakukan sebelum aksi penolakan UU Cipta Kerja Omnibuslaw pada Selasa (13/10) yang disebut dengan aksi 1310.

Pihak kepolisian melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menjelaskan bahwa ketiga petinggi KAMI tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

“Sudah ditahan. Namanya sudah ditahan, sudah jadi tersangka,” ucap Awi di Mabes Polri Jakarta pada Rabu (14/10).

Proses penangkapan ketiga para petinggi KAMI itu juga memicu pertanyaan tentang keberadaan mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang diketahui sebagai Presidium KAMI. Alhasil pada Rabu (14/10) hari ini, akhirnya Gatot Nurmantyo bersuara.

Melalui pesan singkat Whats App yang disampaikan kepada awak media, Gatot Nurmantyo menyatakan bahwa ketiga petinggi KAMI yang ditangkap dna ditahan di Bareskrim Polri merupakan para pejuang. Bukan orang-orang karbirtan. Pejuang yang berjuang untuk rakyat, bangsa dan negaranya.

“Mereka semua pejuang! Bukan karbitan! KAMI adalah sekumpulan orang-orang yang berjuang untuk rakyat, bangsa dna negara serta keyakinan akan kebenaran perjuangan yang hakiki!” tegas Gatot.

Gatot berpesan dan menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia dan para aktivis KAMI untuk tidak meributkan masalah penangkapan Syahganda, Anton dan Jumhur.

“Jadi KAMI sudah menghitung segala resiko, sampai resiko yang terberat. Kami sudah siap lahir batin, maka tidak perlu diributkan apalagi dikasihani. Justru ada berkah dan kami mengucap syukur Alhamdulillah,” ujarnya.

Gatot mengatakan jika ada pihak yang ragu dengan pernyataannya, dia mempersilahkan untuk menemui ketiga petinggi KAMI yang ditahan di Bareskrim.

“Kalau ragu atas pernyataan Kami, silahkan jenguk dan lihat pasti disambut dengan senyum ceria. bung Jumhur yang baru 1 hari pulang dari operasi empedu justru bersyukur bisa istirahat dengan tenang tidak diganggu anak. Hahaha... Jadi itulah KAMI. Semakin ditekan semakin Bangkit!” tegasnya.

Menanggapi penahanan ketiga petinggi KAMI, Gatot meminta kepada seluruh rakyat untuk mendoakan dan meminta lanjutkan perjuangan.

Berita Lainnya
.

AS Terjunkan Dua Kapal Induk Ke LCS Untuk Latihan Militer
Kemenkop Beri Dukungan Bagi Gerai Oleh-Oleh GBS Bekasi
Penanganan Darurat Pasca Banjir Di Sorong Masih Berlangsung
Penggunaan Thermal Gun Dipastikan Aman
Pemred SPB Adukan Nasib Migran Indonesia Di Saudi