Mikro

Pelatihan Wirausaha Muda Jadi Strategi Penguatan Bisnis
Agus | Jumat,16 Okt 2020 - 20:53:25 WIB | dibaca: 33 pembaca

Acara pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Strategi Penguatan Bisnis Wirausaha dan Wirausaha Bagi Pemuda yang dilaksanakan di Hotel Jayakarta, Pantai Anyer, Kabupaten Serang pada tanggal 16 Oktober 2020/foto Agus citypost

Jakarta, CityPost -  Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki  mengingatkan kepada seluruh jajarannya bahwa percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional harus sejalan dengan percepatan serapan dan realisasi anggaran.

Hal itu disampaikan oleh Deputi Bidang Pengembangan SDM Ir. Arif Rahman Hakim dalam sambutannya pada acara pembukaan Pelatihan Kewirausahaan Strategi Penguatan Bisnis Wirausaha dan  Wirausaha Bagi Pemuda yang dilaksanakan di Hotel Jayakarta, Pantai Anyer, Kabupaten Serang pada tanggal 16 Oktober 2020.

Arif mengatakan bahwa pihak Kedeputian Bidang SDM akan menjadi salah satu deputi pengungkit realisasi penyerapan anggaran, pasalnya anggaran Kedeputian SDM relatif besar ketimbang deputi lainnya.

Dijelaskan juga bahwa program kegiatan Kedeputian SDM sejauh ini sangat dirasakan manfaatnya ditengah-tengah masyarakat. Khususnya para pelaku Koperasi dan UMKM maupun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Kabupaten atau Kota.

Menurut Arif, kehadiran deputi SDM di masa pandemi ini membuat koperasi dan UMKM tidak merasa sendirian, pemerintah hadir dalam kepanikan. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya testimoni positif dari para pelaku koperasi dan UMKM dalam menanggapi peran Kementerian Koperasi dan UKM.

Begitu juga dinas Koperasi dan UKM Provinsi, Kabupaten dan Kota, mereka sangat merasakan dukungan dan manfaat kegiatan Deputi Bidang Pengembangan SDM, karena sebagian besar anggaran Dinas dihemat untuk penanggulangan covid-19.

Diketahui Pelatihan di Serang merupakan bagian dari penghujung atau akhir rangkaian road show panjang pelatihan yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UKM, yang insya Allah seluruh kegiatan  akan tuntas dan selesai bulan Oktober 2020 ujar Deputi Arif.

Arif juga mengatakan bahwa kegiatan pelatihan panjang dan melelahkan merupakan wujud nyata, dan kesungguhan Kementerian Koperasi dan UKM, Deputi Bidang Pengembangan SDM dalam upaya Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Secara gamblang melalui releasenya, Arif menyampaikan bahwa Deputi Bidang SDM telah melatih kurun waktu selama tahun 2020 sebanyak 25.829 orang pelaku koperasi dan UMKM, pelatihan  dilaksanakan secara klasikal dan online, untuk klasikan sebanyak 10.115 dengan rincian : 1) Pemasyarakatan Kewirausahaan 900 orang; 2) Pelatihan Technopreneur 390 orang; 3) Pelatihan Kewirausahaan 3.165 orang; 4) Pelatihan Kewirausahaan Sosial 300 orang; 5) Pelatihan perkoperasian 1.780 orang; 6) Pelatihan Vocational 1.840 orang; 7) Pelatihan perkoperasian syariah 390 orang; 8) Pelatihan standardisasi dan sertifikasi 1.320 orang; 9) Magang 300 orang papar Deputi Arif. Untuk pelatihan secara online (daring) jumlahnya relatif sangat banyak, hingga saat ini sudah mengikuti pelatihan secara online 15.714 orang melalui website edukukm.id. lanjut Deputi Arif.

Arif berujar dengan melihat data di atas, Kementerian Koperasi dan UKM pada masa pandemic dapat menyelesaikan seluruh program/kegiatan akhir bulan Oktober saya sebagai pimpinan mengapresiasi kepada seluruh jajaran Deputi Bidang SDM, karena banyak yang gamang untuk dinas tugas ke daerah pada masa pandemic ini.  Namun karena semangat dan kerja ikhlas, dan bertawakkal semuanya dapat diselesaikan tepat waktunya kata Deputi Arif.

Aspek lain yang menjadi perhatian deputi SDM kata Arif adalah wirausaha pemuda di masa pandemi covid-19 harus lebih tangguh, dan menjadi wirausaha menjadi pilihan tepat, karena kita tidak dapat lagi mengandalkan perusahaan mempekerjakan kita, apalagi menurut data BPS bahwa angka pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan II-2020 minus 5,32 persen dibandingkan triwulan II-2019, atau Year on Year (yoy). Sehingga UMKM harus digarda terdepan sebagai pilar penopang perekonomian Indonesia.

Demi mendukung pelaku UMKM untuk tetap eksis di masa pandemi covid-19, maka Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan UKM menyalurkan bantuan sebesar 2,4 Juta per UMKM. Dana ini dapat digunakan oleh pelaku UMKM untuk menambah modal usaha sehingga dapat bertahan dan meningkatkan usahanya. Selain itu juga terdapat program KUR dengan bunga rendah yang dapat dimanfaatkan sebagai kredit usaha bagi yang terkena PHK dan memiliki usaha rumah tangga.

“ UMKM yang eksis mampu bertahan dan beradaptasi dengan pandemic new normal adalah UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital, sehingga Kementerian Koperasi dan UKM sesuai dengan arahan Menteri, dalam seluruh pelatihan yang diadakan harus memasukkan materi digital marketing, Bela Pengadaan dari LKPP dan Pasar Digital dari Kementerian BUMN,” jelas Arif.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Kabupaten Serang mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Koperasi dan UKM yang sudah melakukan pelatihan di Kabupaten Serang. Kehadiran Kementerian Koperasi dan UKM bagi Pemerintah Kabupaten Serang merupakan bentuk kepedulian dan secercah harapan bagi pelaku UMKM, diharapkan bagi pelaku UMKM dapat terus semangat dan bangkit dalam menghadapi pandemi covid-19 ini. (Agus)

 

Berita Lainnya
.

Polres Depok Selidiki Pelempar Molotov Di Markas FPI Depok
Markas FPI Meruya Utara Di Molotov
Gempa 5,2 SR di Jayapura Tak Berpontesi Tsunami
Rumah Walikota Kendari Rusak Akibat Ledakan
Seorang Pria Tewas Terabrak KA di Tangsel