Umum

Anies: Kerumunan Jakarta Sudah Ditindak Bandingkan Pilkada
Chan | Senin,16 Nov 2020 - 23:43:53 WIB | dibaca: 97 pembaca

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan/ foto Ryan citypost

Jakarta, CityPost – Kerumunan yang terjadi di acara penikahan putri Habib Rizieq Shihab diwilayah Petamburan Jakarta Pusat saat ini menuai masalah. Beberapa pihak terkait saat ini dimintai klarifikasi oleh pihak Polda Metro Jaya usai diduga adanya pelanggaran pidana Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan.

Pemanggilan itu termasuk didalamnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan diperiksa dan dimintai klarifikasi terkait perizinan yang dikeluarkan terkait kerumunan massa.

Kendati Anies belum menanggapi perihal pemanggilan klarifikasi terhadap dirinya yang disampaikan oleh pihak Polda Metro Jaya. Orang nomor satu di Ibukota Jakarta ini mengaku sejauh ini pihaknya sudah melakukan sejumlah tindakan sebelum kerumunan massa terjadi.

Anies mengatakan, penanganan kegiatan kerumunan di Petamburan sudah dilakukan dengan proaktif. Mulai dari pengiriman surat yang dilakukan pihak Wali Kota Jakarta Pusat, Bayu Meghantara yang mengingatkan hal-hal tertentu dan harus ditaati hingga adanya penindakan sanksi administrasi yang akan diterima jika melanggar.

“Dan ini dilakukan oleh Jakarta. Anda boleh cek wilayah mana di Indonesia yang melakukan pengiriman surat mengingatkan secara proaktif bila terjadi potensi pengumpulan. Anda lihat Pilkada diseluruh Indonesia sedang berlangsung, adakah surat (resmi) mengingatkan penyelenggaraa tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan,” tegas Anies saat berada di DPRD DKI Jakarta pada Senin (16/11) hari ini.

Gubernur DKI Jakarta, terus menegaskan dan mempertanyakan apakah dibanyak tempat dibanyak aktivitas pertemuan yang memicu kerumunan lain ada penindakan seperti Jakarta yang kurang dari 24 jam sudah ambil tindakan.

“Jadi yang dikerjakan sesuai ketentuan peraturan yang ada. Dan itulah fungsi dari pemerintah. Pemerintah menjalankan sesuai ketentuan. Ketentuannya diatur dimana? Ada Peraturan Gubernur dan itu yang menjadi rujukan,” ujar Anies Baswedan.

Disebutkan sebelumnya, Disebutkan, pemanggilan Anies Baswedan mengacu pada laporan polisi nomor LI/279/XI/2020/PPMJ/Ditreskrimum, tanggal 15 November 2020 dan akan diperiksa oleh Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Selain itu dasar pemanggilan mengacu pada Surat Perintah Penyelidikan nomor SP.Lidik/5409/XI/2020/Ditreskrimum, tanggal 15 November 2020.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan pihaknya sudah mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada Anies Baswedan dan pihak-pihak lain terkait kerumunan di acara pernikahan putri Habib Rizieq Shihab tersebut.

“Sudah mengirimkan surat klarifikasi kepada anggota Binmas yang bertugas diprotokol kesehatan, kepada RT, RW, Linmas dan Lurah, Camat dan Walikota Jakarta Pusat, kemudian KUA, Satgas Covid-19, biro hukum DKI dan Gubernur DKI,” jelas Argo.

Menurut Argo, semua dipanggil terkait klarifikasi karena adanya dugaan tindak pidana Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. (Chan/ist)

Berita Lainnya
.

Rusia Berencana Hengkang Dari Perjanjian Kendali Senjata
Militer Sudan Ingin Berunding, Demonstran Menolaknya
Keanggotaan Sudan Di Uni Afrika Ditangguhkan
Pembangkangan Sipil Akan Terus Dilakukan Halau TMC Sudan
Perawat Jerman Divonis Seumur Hidup Usai Bunuh 85 Pasien