Hukum

Bintang Mahaputera Untuk Hakim Dipermasalahkan LBH Jakarta
Chan | Senin,16 Nov 2020 - 08:18:50 WIB | dibaca: 70 pembaca

Enam Hakim MK dapat Bintang Mahaputera dari Presiden Joko Widodo/foto ist SSV youtube kompascom reporter on location

Jakarta, CityPost – Pemberian penghargaan berupa Bintang Mahaputra dari Presiden Joko Widodo kepada enam Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini menuai polemik baru. Hal itu dipermasalahkan oleh LBH Jakarta dan dianggap sebagai kecenderungan upaya intervensi.

Penegasan itu disampaikan oleh Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH-red) Jakarta Arief Maulana pada Minggu (15/11) lalu melalui tayangan webinar di Universitas Tarumanegara.

Arief mengatakan pemberian tanda jasa itu tidak sesuai situasi dan kondisi pasalnya pemerintah merupakan pihak yang berperkara dalam banyak sidang di MK seperti yang baru ini terjadi UU Cipta Kerja, UU KPK dan UU Minerba.

“Saya kira pemberian tindakan gelar tanda jasa yang tidak melihat situasi kondisi hari ini menunjukkan kecenderungan intervensi itu betul-betul terang,” tegas Arief.

Direktur LBH ini menilai, Bintang Mahaputera bisa berpengaruh pada sejumlah regulasi yang sedang digugat di MK, apalagi legislasi itu termasuk kontroversi dan tidak berpihak pada rakyat.

“Hari ini MK sedang mengadili beberapa peraturan yang kontroversional oleh pemerintah dan DPR sampai hari ini belum diputuskan, misalnya UU KPK yang sudah setahun disidangkan sampai hari ini belum diputuskan,” ucap Arief.

Terlebih lagi, kata Arief, Bintang Mahaputera itu diberikan kepada enam hakim MK yang masih aktif dan ini merupakan kejanggalan pertama. Pasalnya menurut dia, ada 11 hakim konstitusi yang mendapatkan tanda jasa namun kesemuanya diberikan setelah mereka pensiun alias purna tugas. Sehingga diduga nantinya penghargaan ini akan menguntungkan penerima dan juga keluarga penerima bahkan hingga penerima meninggal dunia. (Chan/ist)

Berita Lainnya
.

IPM Jaksel Tertinggi se-DKI Jakarta
Pemkot Jaksel Serahkan Bantuan Untuk Mustahik
Festival Kampung Ramadhan Hasilkan Generasi Penghafal Al Quran
Polres Kota Tangerang Rilis Sketsa Penembak Chandra Kirana
Pemkab Bantul Gelar Rapat Persiapan Idul Fitri 1438 H