Jawa

Gunung Merapi Alami Longsoran Baru
Hen | Sabtu,28 Nov 2020 - 18:03:00 WIB | dibaca: 93 pembaca

Gunung Merapi/foto ist SSV youtube Galih Jati Channel

Yogyakarta, CityPost – Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan bahwa pada Kamis (26/11) pukul 00.00-24.00 WIB pihaknya mencatat ada 44 kali gempa guguran yang terjadi di Gunung Merapi.

Intensitas dari pantauan BPPTKG itu sendiri kemudian meningkat, seperti yang dilaporkan oleh Koordinator Bidang Operasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Endro Sambodo.

Sambodo mengatakan hasil terkini dari pantauan pihaknya melalui udara terhadap Gunung Merapi disebutkan saat ini gunung itu banyak mengalami material longsoran baru dari puncaknya.

“Secara sekilas, terdapat banyak material longsoran baru. Longsoran mengarah kelereng Merapi yang secara dominan menuju ke barat dan barat daya,” ungkap Sambodo.

Kemudian, kata Sambodo. Mengacu pada analisa kondisi pada morfologi, material longsoran tengah mengarah kehulu Kali Senowo, Kali Putih dan Kali Lamat. Sementara itu, untuk wilayah barat daya, ada material dari lereng Merapi yang mengarah ke hulu Kali Boyong dan Kali Krasak. Dia menduga longsoran disebabkan oleh bukaan kawah didinding sebelah barat.

“Untuk kajian lebih lanjut, TRC BPBD DIY kemudian melaporkan hasil pantauan tersebut ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk dianalisa lebih lanjut,” tukas Sambodo. (Hen/ist)

Berita Lainnya
.

Pemimpin Hizbullah Ancam Bakal Tembak Jatuh Drone Israel
Militer Brasil Diterjunkan Padamkan Kebakaran Hutan Amazon
Perang Antar Suku Di Sudan Tewaskan Belasan Orang
Israel Terus Bombardir Iran Di Suriah
Aksi Unjuk Rasa Hong Kong Kembali Bentrok Berujung Kekerasan