Peristiwa

Lebanon Terapkan Jam Malam Sikapi Lonjakan Covid19
And | Rabu,13 Jan 2021 - 21:44:23 WIB | dibaca: 57 pembaca

Suasana Lebanon usai jam malam diberlakukan/foto ist SSV youtube Ruptly

CityPost – Pemerintah Lebanon melalui otoritas berwenang telah menerapkan kebijakan jam malam untuk meredam peningkatan virus corona. Aturan karantina wilayah terus diperketat dalam skala nasional.

Disebutkan, pemberlakuan jam malam akan dilakukan selama 24 jam dalam sehari dan akan dilaksanakan selama  11 hari kedepan seiring dengan meningkatkan penularan Covid19 yang sangat tinggi di Lebanon.

Aturan itu juga oleh pemerintah Lebanon sudah dituangkan dan diumumkan dalam menerapkan keadaan darurat kesehatan, mulai dari 14 hingga 25 Januari 2021 mendatang.

“Kami tidak bisa tinggal diam atas situasi menyedihkan yang terlihat didepan rumah-rumah sakit,” tegas juru bicara Dewan Pertahanan Tinggi Lebanon, Jenderal Mahmoud al Asmar saat membacakan pernyataan dari Presiden Lebanon Michel Aoun.

Kendati demikian, kebijakan ketat itu menurut Menteri Kesehatan dan sejumlah pejabat komite pemerintah masih terlalu lembek karena masih ada sektor yang dikecualikan seperti toko-toko bunga, tempat pembibitan tanaman dan pabrik-pabrik.

Diketahui, sejak Februari 2020 lalu, Lebanon mencatat ada peningkatan lonjakan Covid19 dengan 222.391 infeksi dan 1.629 kematian yang disebabkan oleh virus corona. Sementara, pada lonjakan Covid19 tahun ini, banyak rumah sakit yang kewalahan menangani banyaknya pasien corona. (and/ist)

Berita Lainnya
.

Cegah Politik Uang Merajalela di Munaslub Golkar, Komite Etik Diminta Bekerja Maksimal
Singapura klarifikasi soal perjanjian ekstradisi dengan RI
Mau Menumpang Mobil Otonom Google?
Tandatangani Kontrak 2 Tahun, Vinales Resmi Bergabung dengan Yamaha
Gadis 16 Tahun Diperkosa 113 Pria, Termasuk Polisi, Selama 2 Tahun