Travel

Teten Dan Sandi Kolabs Bareng Optimalisasi Destinasi Wisata
Agus | Rabu,20 Jan 2021 - 20:27:07 WIB | dibaca: 139 pembaca

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki (kiri) dan Menparekraf Sandiaga Uno (kanan)/foto agus citypost

Jakarta, CityPost – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki memutuskan untuk berkolaborasi (kolabs-red) bareng untuk meningkatkan dan mengembangkan potensi destinasi wisata yang menjadi prioritas.

Disebutkan, kedua menteri itu akan mengedepankan lima destinasi super prioritas yang bisa dijadikan andalan, antara lain, Labuan Bajo di NTT, Mandalika di NTB, Danau Toba di Sumuatera Utara, Likupang di Sulawesi Utara dan Borobudur di Jawa Tengah.

Teten Masduki menjelaskan, kolaborasi bareng dua kementerian mengikuti arahan Presiden Joko Widodo, agar menghilangkan ego sektoral melalui sinergisitas dalam memaksimalkan tujuan pencapaian.

“Sesuai arahan Presiden RI agar tidak ada lagi ego sektoral antar kementerian. Kita harus sinergi dan kolaborasi,” ungkap Teten saat menerima audiensi Sandiaga Uno di Kantor Kemenkop Jakarta pada Selasa (19/1) lalu.

Kolaborasi yang dimaksud, kata Teten adalah kerjasama maksimal, dimana pihak Kemenparekraf menentukan destinasi unggulan yang akan dijadikan value creation seperti wahana, event, promosi, infrastruktur dan hospitality yang akan dielaborasi dengan kegiatan UMKM sebagai pelaksana usaha dan added value turunannya.

“Artinya UMKM ini merupakan support system yang bisa hadir melalui ketersediaan pelaku usaha kuliner, souvenir dan ekonomi kreatif yang didalamnya mencakup fesyen, kuliner dan kriya,” tukasnya.

Senada dengan Teten, Sandiaga Uno menjelaskan bahwa pihak Kemenparekraf sementara ini bakal melakukan pemetaan disetiap sub sektor pariwisata agar bisa memberikan output dan outcome yang jelas.

“Kolaborasi disetiap kluster ini akan memberikan output dan outcome yang jelas. Agar bisa mempertahankan lapangan kerja disetiap destinasi wisata,” kata Sandi.

Sandi mengatakan kerjasama dua kementerian ini akan diimplementasikan hanya pada lima destinasi yang menjadi unggulan dan semua dijalankan mengikuti protokol kesehatan yang ketat. (Agus)

Berita Lainnya
.

KPU Bakal Revisi Juknis Disabilitas
Pilot Garuda Keluhkan Pergantian Jadwal Kerja Awak Pesawat
Pemeran "Tinky Winky" di Serial Teletubbies Meninggal
CL Akan Meriahkan LAFFestival di Jakarta
Shawol Indonesia Sambut Album Terakhir Jonghyun Dengan Amal