Peristiwa

Aparat Beringas, Warga Myanmar Ditembaki Saat Pemakaman
And | Senin,29 Mar 2021 - 23:27:14 WIB | dibaca: 69 pembaca

Seorang aparat tengah menembak kearah demonstran Myanmar/foto ist SSV youtube WION

CityPost – Aksi demonstrasi damai menolak aksi kudeta militer di Myanmar kini berubah menjadi tragedi berdarah yang mengerikan. Bahkan sikap brutalisme aparat keamanan sudah menjadi sorotan dan memicu kecaman pemimpin-pemimpin didunia.

Belakangan, melansir laporan Reuters dan AFP, disebutkan bahwa karena keberingasan aparat keamanan Myanmar, sejumlah massa yang sedang melayat dipemakaman jenazah demonstran yang tewas di Bago, dekat Yangon juga ikut ditembaki oleh mereka pada Minggu (28/3) lalu.

Aksi brutal penembakan itu disampaikan oleh tiga orang saksi yang melihat peristiwa disaat mereka menghadiri pemakaman seorang demonstran mahasiswa bernama Thae Maung Maung (20) yang tewas ketika berunjuk rasa.

“Saat kami sedang menyanyikan mars revolusi untuk mendiang, aparat keamanan tiba-tiba datang dan menembaki kami. Saya dan para tamu langsung kabur,” ungkap seorang saksi yang bernama Aye pada Senin (29/3) hari ini, seorang rekan wanita yang saat itu menghadiri pemakaman.

Sejauh ini, belum ada informasi lanjutan mengenai adanya korban jiwa atau yang terluka atas insiden penembakan dipemakaman tersebut.

Diketahui sebelumnya, tragedi berdarah di Myanmar terus memicu keprihatinan. Hingga kini ada 114 warga yang tewas oleh aksi brutal aparat keamanan dalam menghadapi para demonstran yang menggelar aksi di 44 kota besar dna kecil. Bahkan ada diantara yang tewas masih anak-anak dan remaja.

Banyak saksi mengungkapkan keberingasan aparat menghadapi para demostran. Bahkan dikatakan ada aparat yang tega menembak mati dan membakar jasad demonstran berusia 40 tahun di Kota Mandalay. (And/ist)

Berita Lainnya
.

Kebijakan Jam Malam Picu Mendagri Turki Mundur
Seruan Pecat Fauci Terkait Informasi Virus Corona Membumi
Muslim Inggris Bantu Produksi APD Ditengah Wabah Corona
India Umumkan Perpanjangan Karantina Hingga Awal Mei
Kasus Penembakan Rakhine Delapan Orang Dilaporkan Tewas