Peristiwa

Taiwan Siap Perang Dengan China Pertahanan Diperkuat
And | Senin,29 Mar 2021 - 23:44:14 WIB | dibaca: 85 pembaca

Ilustrasi Gambar/foto ist SSV youtube RTI English

CityPost – Persiteruan antara Taiwan dan China hingga kini semakin memanas dan meningkat. China yang terus dituding mengintimidasi dan melakukan intervensi terhadap Taiwan telah membuat negara itu geram dan akhirnya mempersiapkan pertahanan serta persenjataan untuk menghadapi kemungkinan yang terjadi.

Hal itu diketahui dengan semakin ditingkatkannya latihan pasukan militer Taiwan dan ditambahnya jumlah persenjataan mereka dipulau terbesar diarea Laut Cina Selatan (LCS).

Menurut analis militer, semua upaya dan kegiatan Taiwan saat ini mengacu pada sebuah upaya persiapan terkait kemungkinan adanya serangan dari China.

Sementara itu, menurut Menteri Pertahanan Taiwan, Chiu Kuo cheng, disebutkan bahwa China mampu melakukan serangan karena menginginkan pulau Taping dan untuk itu mereka selalu siap setiap saat.

Pernyataan Chiu dihadapan parlemen itu disampaikan pada 17 Maret lalu dan dipublikasi menjadi laporan media-media lokal setempat.

Selain itu, konflik tersebut juga menjadi perhatian peneliti senior Ocean Policy Research Institute Sasakawa Peace Foundation yang berpusat di Tokyo, Fabrizio Bozzato.

Menurut Bozzato, pulau yang juga menjadi sengketa adalah Spratly, 1.500 km barat daya Taiwan yang juga disengketakan oleh lima negara, termasuk China.

“Itu jelas menandakan bahwa Taipei prihatin dan menanggapi ambisi pernyataan dan tindakan China, menegaskan kembali bahwa Beijing sungguh-sungguh bermaksud (merebut) pulau itu,” ungkap Bozzato.

Diketahui, semua kegiatan yang dilakukan China sejauh ini kerap membuat Taiwan khawatir. China selama ini menanggap Taiwan adalah bagian dari China. Sejak pertengahan 2020 lalu, China sudah terus menerjunkan jet-jet tempurnya setiap hari ke sudut zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.

Bahkan pada Jumat lalu, Kementerian Pertahanan Taiwan melihat ada 20 pesawat China yang melintas dan Beijing juga telah menambah hanggar dan sistem radarnya di tujuh pulau kecil dirantai kepulauan Spratly selama dekade terakhir. (And/ist)

Berita Lainnya
.

Tak Ada Larangan, Politisi Boleh Daftar Calon Anggota BPK
Arah Koalisi Petinggi PAN Minta Dengarkan Saran Amien Rais
AMB Kritik Kinerja DPD Partai Golkar DKI
El Chapo Dituntut Bayar Denda USD 12,7 Miliar
HUT Venezuela Maduro Pamer Kekuatan Militer