Inovasi

Aplikasi Matakota Arahkan Surabaya Jadi Smart City
Redaksi CityPost | Selasa,04 Apr 2017 - 14:22:54 WIB | dibaca: 101 pembaca

Tampilan aplikasi Matakota.foto.ist

Surabaya, CityPost - Sekelompok anak muda di Surabaya membuat aplikasi, Matakota, untuk melaporkan peristiwa yang membutuhkan respons cepat seperti banjir, kebakaran dan kecelakaan. Pendiri Matakota, Tony Susanto, dalam siaran persnya memaparkan, aplikasi yang digarap sejak November 2016 ini memiliki lima fitur pelaporan: yaitu lalu lintas, bencana, kriminal, kebakaran dan sosial. Aplikasi yang dikembangkan Natek Studio ini juga menyediakan panic button untuk mendapatkan respons cepat dari instansi terkait apabila terjadi keadaan darurat. Matakota akan bekerja sama dengan beberapa instansi seperti pemerintah kota, kepolisian, rumah sakit, pemadam kebakaran dan SAR agar dapat menindaklanjuti laporan keadaan darurat. Untuk menghindari laporan palsu, panic button hanya bisa digunakan oleh pengguna yang sudah terverifikasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Akun yang belum terverifikasi hanya bisa menggunakan fitur pelaporan serta beberapa informasi penting lainnya yang ada di aplikasi. Selain fitur pelaporan peristiwa, Matakota juga menyediakan pelacak barang hilang berdasarkan informasi masyarakat, dengan memanfaatkan Bluetooth dan GPS. Aplikasi ini diciptakan untuk membantu pemerintah Surabaya menciptakan smart city sekaligus menyaring informasi. "Masyarakat akan berlomba-lomba untuk menyebarkan sebuah informasi. tapi, informasi tersebut hanya tersebar, tidak jarang tanpa filter. Matakota ada fitur fake report yang berfungsi menyaring informasi tersebar bukan hoax dan mengintegrasikannya agar ada tindakan nyata," ujar Tony. Pemasaran Digital Natek Studio, Afietadi Kurniawan, mengatakan aplikasi ini juga dapat digunakan pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada publik. "Pemerintah bisa menghemat biaya untuk sosialisasi atau menyampaikan informasi ke publik, dengan mengetik pengumuman pada fitur Event. Seluruh user akan mengetahui pengumuman saat itu juga," kata Afietadi. (red/ist)

Berita Lainnya
.

Cegah Politik Uang Merajalela di Munaslub Golkar, Komite Etik Diminta Bekerja Maksimal
Singapura klarifikasi soal perjanjian ekstradisi dengan RI
Mau Menumpang Mobil Otonom Google?
Tandatangani Kontrak 2 Tahun, Vinales Resmi Bergabung dengan Yamaha
Gadis 16 Tahun Diperkosa 113 Pria, Termasuk Polisi, Selama 2 Tahun