Hankam

Lemhannas:TNI Harus Bersihkan Prajurit Yang Terpapar radikal
RWS | Rabu,14 Agus 2019 - 14:31:30 WIB | dibaca: 125 pembaca

Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.foto.ist

Jakarta, CityPost - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI meminta agar Mabes TNI membersihkan prajuritnya yang terpapar oleh ideologi radikal. Hal itu disampaikan Gubernur Lemhannas Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo yang menanggapi pernyataan dari Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu yang menyebutkan adanya 3 persen prajurit TNI aktif yang terpapar paham radikal.

"Cukup mengejutkan. Yang seharusnya tidak boleh terjadi dan untuk tindak lanjutnya harus dibersihkan. Saat ini tidak ada jalan selain membersihkan prajurit TNI yang terpapar ideologi di luar Pancasila," kata Agus yang ditemui wartawan di Gedung Lemhannas, Jakarta, Rabu (14/8).

Agus yang merupakan mantan Komandan Sekolah dan Staf Komando (Sesko) TNI ini juga mengingatkan agar institusi TNI tidak mengambil resiko dengan membiarkan prajurit yang sudah terpapar ideologi lain selain Pancasila.

"TNI tidak bisa untuk mengambil resiko terpapar oleh sebuah ideologi selain Pancasila. TNI sudah disumpah melalui Sapta marga dan sumpah prajurit, dan mereka adalah Bhayangkari negara dan bangsa harus patuh kepada Pancasila, Karena jika tidak maka dapat mengancam keutuhan dan kedaulatan berbangsa dan bernegara," tegasnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pertahanan sebanyak 3 persen prajurit TNI terpapar radikalisme. Selain itu, 18 persen pegawai swasta menolak ideologi Pancasila serta 19 persen pegawai BUMN dan pegawai negeri sipil menolak ideologi Pancasila. (RWS/ist)

Berita Lainnya
.

KPK Akan Diundang ke Pansus Besok
Hotel Bintang 5 Habis Dipesan Jelang Pernikahan Kahiyang Ayu
Kementan : Kapal Ternak Bisa Kurangi Penyusutan Bobot Sapi
AS Gelar Latihan Militer Gabungan Bersama Korsel
Mayoritas Warga Filipina Dukung Duterte Perangi Narkoba