Industri

Pendapatan Apple Turun, Corona Dituding Jadi Pemicunya
RWS | Selasa,18 Feb 2020 - 16:15:54 WIB | dibaca: 314 pembaca

CityPost – Perusahaan ponsel asal Amerika Serikat, Apple Inc mengaku terdampak akan menyebarnya virus corona, oleh karenanya Apple menyatakan tidak akan memenuhi pedoman pendapatan untuk kuartal pada bulan Maret ini.

Perusahaan teknologi raksasa itu menyalahkan virus corona yang telah mempengaruhi tingkat produksi dan permintaan pasar mereka di China. Mereka mengatakan kendati fakta bahwa fasilitas produksinya di China telah dibuka kembali, namun kenaikannya lambat dari yang diharapkan.

Saat ini Apple memprediksi pendapatan mereka sebesar $ 63 miliar hingga $ 67 miliar untuk kuartal yang akan berakhir pada Maret bulan depan dengan perkiraan pendapatan mencapai $ 62,4 miliar.

Mereka mengatakan, pasokan untuk iPhone untuk sementara waktu akan dibatasi karena fasilitas manufaktur di China masih belum bisa dioperasikan secara penuh. Selain itu, adanya gangguan toko juga mempengaruhi penjualan di China usai banyaknya toko-toko besar yang tutup dan tidak beroperasi.

Seperti yang dilansir melalui Al Jazeera, mereka memprediksi wabah ini akan menambah tekanan pada ekonomi Tiongkok, untuk itu perusahaan sedang berjuang untuk memulai kembali produksi setelah liburan tahun baru yang diperpanjang. Disebutkan, pasokan dari industri mobil dan telepon pintar masih tetap akan terganggu. (rws/ist)

Berita Lainnya
.

Polri Bilang Tak Blokir Rekening FPI Suruh Tanya PPATK
KNPI Desak Jokowi Batalkan Impor Beras
Jokowi Larang Jual Beli Organ Tubuh Di Indonesia
Nurul Ungkap Dualisme Golkar Diselamatkan Mahkamah Partai
Golkar Karanganyar Resmi Dukung AHA Jadi Capres 2024