City College

Pengabdian Dosen UNJ Diapresiasi Dekan Dan KRI STO 377
Agus | Selasa,18 Jan 2022 - 17:11:16 WIB | dibaca: 147 pembaca

Acara pertukaran plakat dan sertifikat antara KRI SUtanto 377 dengan UNJ dalam program pelatihan kursus bahasa Inggris bagi prajurit TNI AL/foto Agus CityPost

Jakarta, CityPost - Program pembelajaran English Course for Navy dengan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) saat ini tengah diapresiasi oleh Komandan KRI Sutanto 377 Letkol Laut (P) Ricky Tacoma. Menurutnya, penguasaan bahasa asing sangat penting bagi Prajurti TNI AL karena menjadi bagian dari World Class Navy.

Terselenggaranya kerjasama antara KRI Sutanto 377 dengan pihak Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terwujud karena peran salah satu istri Perwira KRI Sutanto, Dwi Linda Andri Irawan yang kesehariannya berprofesi sebagai Dosen Sastra Inggris di UNJ.

Ricky menjelaskan bahwa keinginan Dwi membagikan keilmuwannya kepada seluruh anggota keluarga KRI STO 377 untuk bisa menguasai bahasa Inggris dan adanya program Pengabdian Masyarakat dari Dosen UNJ akhirnya terciptakan program pembelajaran "English Course Navy by KRI Sutanto 377 and UNJ."

"Selain militer, Polisionil dan Diplomasi, kita harus senantiasa mengaktualisasi diri dengan berbagai bidang keilmuwan selain ilmu kelautan, kita harus mengisi diri dengan kemampuan berdiplomasi, salah satunya diplomasi dengan bahasa asing," jelas Ricky melalui keterangan resminya pada Selasa (18/1/22) hari ini.

Sementara itu, terkait pelatihan bahasa Inggris bagi prajurit TNI AL, Ricky mengatakan hal itu sejalan dengan salah satu visi misi TNI AL yakni menjadi bagian dari World Class Navy dan sudah selayaknya prajurit dituntut memiliki kemampuan bahasa asing terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa internasional.

"Bahasa Inggris menjadi dasar kita dalam mengemban tugas militer didunia internasional seperti misi penjaga perdamaian United Nations (PBB), pelatihan bersama dengan Angkatan Laut negara asing, pendidikan diluar negeri, Atase Pertahanan, atau Atase Militer disebuah negara. Selain itu, bahasa Inggris juga menjadi syarat mutlak dalam uji kenaikan pangkat seluruh prajurit TNI AL," ujar Ricky.

Pada kesempatan yang sama, Dekan UNJ Dr. Liliana Muliastuti, M.Pd mengatakan bahwa pihaknya juga memberikan apresiasi kepada Dosen mereka Dwi Linda Andri Irawan dan pihak TNI AL, khususnya KRI Sutanto 377 atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat sehingga bisa terjalin kerjasama antara KRI STO dengan pihak UNJ.

Pemberian apresiasi itu disampaikan oleh Pihak KRI Sutanto 377 dan UNJ dalam acara pertemuan yang digelar di Gedung Dewi Sartika di Universitas Negeri Jakarta pada Jumat (14/1/22) lalu. Acara dihadiri oleh Komandan KRi Sutanto Letkol Laut (P) Ricky Tacoma dan jajarannya, serta pihak Dekan, Wakil Dekan 1,2,3, Kordinator Prodi Sastra Inggris, dan sejumlah staff Fakultas Bahasa dan Seni.

Diakhir acara dilakukan pertukaran plakat dan penyerahan sertifikat apresiasi dari kedua belah pihak. Keduanya berharap program serupa bisa terus dikembangkan dan membawa manfaat bagi prajurit TNI AL sebagai militer penjaga pertahanan NKRI dan UNJ sebagai lembaga pendidikan.

Diketahui, program kursus bahasa Inggris kerjasama antara KRI Sutanto 377 dengan UNJ digelar secara daring yang dimulai sejak awal September hingga akhir Desember 2021 lalu. Semua peserta mengikuti pembelajaran secara virtual setiap Kamis sore dan mendapatkan modul yang telah disusun oleh tim Dosen UNJ.

Semua peserta yang mengikuti pelatihan bahasa Inggris mendapatkan sertifikat resmi dengan kualifikasinya yang ditandatangani dan dikeluarkan langsung oleh Dekan Fakultas Bahasa dan Seni dari Universitas Negeri Jakarta.

Bahkan, karena antusiasme yang tinggi, program ini tidak hanya diikuti oleh personel KRI Sutanto 377, melainkan juga prajurit dari Mabesal, Mabes TNI dan Kemhan.

Ricky mengatakan kesadaran prajurit TNI AL akan pentingnya ilmu bahasa asing sangat tinggi dan selaras dengan semboyan prajurit saat mereka pertama kali bergabung dengan TNI AL yakni "Joint the Navy to see the world."

"Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi atas dedikasi istri Kapten Laut (E) Andri Irawan sehingga terlaksananya pelatihan bahasa asing bagi prajurit. Dengan memiliki kemampuan asing khususnya bahasa Inggris nantinya akan mendukung profesionalisme prajurit dalam melaksanakan tugas bersama Angkatan Laut asing. Baik dalam hal komunikasi, diplomasi maupun latihan atau patroli bersama dalam koordinasi bilateral maupun multilateral,"pungkasnya. (Agus/Retno)

Berita Lainnya
.

Warga Palestina Belajar Budi Daya Perikanan di FPP UMM
KPU: Warga Negara Asing Tidak Bisa Nyoblos Kendati Ada eKTP
Penandatanganan Nota Kesepahaman PT SUN dengan GIZ
Film Perempuan Tanah Jahanam Siap Rilis September 2019
The Offspring Siap Menggebrak dengan Album Baru