Olahraga

Marquez Akan Jalani Perawatan Medis Di Spanyol
Masher | Minggu,20 Mar 2022 - 22:49:40 WIB | dibaca: 85 pembaca

Marc Marquez alami kecelakaan di sesi latihan F2 MotoGP Mandalika/foto ist SSVT MotoGP @MotoGP

Jakarta, CityPost – Pembalap muda asal Spanyol Marc Marquez akan kembali kenegaranya untuk melakukan pemeriksaan lanjutan usai mengalami kecelakaan pada sesi Latihan kedua (FP2) MotoGP di sirkuit Mandalika, Indonesia.

Marc mengatakan peristiwa kecelakaan bisa terjadi jika ada pendorongan dalam satu putaran. Peristiwa ini juga yang membuatnya kecewa karena terhempas dari posisi 10 besar.

“Saya jatuh dan itu bukan waktu yang tepat untuk jatuh. Akan tetapi, Ketika anda mendorong pada satu putaran terkadang itu bisa terjadi. Secara keseluruhan saya senang. Akan tetapi, adanya kecelakaan itu kami tidak bisa senang karena keluar 10 besar. Itu adalah tujuannya,” ungkap Marc di Mandalika.

Diketahui, Marc terjatuh dan tergelincir pada tikungan ke 11 saat melajukan motornya dengan kecepatan tinggi. Peristiwa itulah yang membawa dirinya menduduki urutan ke 22 pada FP2 dengan catatan waktu 1,239 detik.

Kecelakaan itu membuat Marc tidak bisa mengikuti ajang balap utama MotoGP yang digelar pada Minggu (20/3) hari ini. Dia akhirnya diputuskan absen dari balapan karena harus menjalani pemeriksaan atau observasi medis lanjutan.

Sementara itu, Direktur Medis MotoGP Dr Angel Charte menjelaskan bahwa Marc Marquez akan segera pulang ke Barcelona, Spanyol untuk menjalani pemeriksaan lanjutan dan perawatan. Karena menurutnya, kondisi yang dialami harus diamati selama 12 hingga 24 jam dan dinyatakan Marc tidak fit untuk ikut balapan.

“Dia menjalani beberapa tes radiologi yang hasilnya negatif. Dengan sepersetujuan tim dan pembalap dan mengingat kondisi seperti ini membutuhkan pengamatan 12 hingga 24 jam, staf medis MoroGP telah dinyatakan tidak fit untuk balapan,” ujar Charte dihadapan awak media di Mandalika. (Masher)

Berita Lainnya
.

Kasus Narkoba Andi Arief, TKN Minta Jangan Dipolitisasi
Terjerat Narkoba, Andi Arief Bukan Bagian Dari BPN Prabowo
Fadli Zon Bantah BPN Delegitimasi KPU
Selesainya RUU Merupakan Tanggung Jawab DPR dan Pemerintah
Fahri Sebut Kasus Andi Arief Jadi Bumerang Pemerintah