Tokoh

Biden Tuding Rusia Terlibat Serangan Di Kota Kramatorsk
Andre Heru | Minggu,10 Apr 2022 - 20:22:44 WIB | dibaca: 94 pembaca

Presiden AS Joe Biden/foto ist SSV Youtube C-SPAN

CityPost – Serangan rudal yang menghantam stasiun kereta api Kramatorsk di Ukraina Timur telah menewaskan 50 orang pada Jumat (8/4) pagi lalu tengah memicu kemarahan Amerika Serikat yang menuding Rusia terlibat dalam serangan mematikan tersebut.

Tudingan itu disampaikan oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden melalui cuitan akun twitternya seraya mengatakan bahwa serangan itu sebagai kekejaman yang mengerikan.

“Serangan terhadap stasiun kereta api Ukraina adalah satu lagi kekejaman mengerikan yang dilakukan oleh Rusia, menyerang warga sipil yang berusaha mengungsi dan mencapai tempat aman,” tegas Biden pada Sabtu (9/4) lalu.

Melansir laporan kantor berita Prancis AFP disebutkan, serangan rudal yang terjadi di stasiun kereta api Kota Kramatorsk juga melukai 300 orang menurut informasi dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sejauh ini pihak Rusia telah membantah terlibat dalam serangan rudal tersebut. Bahkan Rusia menyatakan ada bukti dari sebuah rekaman video saksi mata yang menunjukkan serpihan rudal kenis Tochka U yang ditemukan dilokasi dan rudal itu ditengarai milik militer Ukraina.

“Semua klaim oleh perwakilan rezim nasionalis Kiev bahwa Rusia diduga melakukan serangan rudal pada 8 April terhadap terminal kereta api di Kramatorsk adalah provokasi dan sama sekali tidak ada hubungannya dengan kenyataan. Angkatan Bersenjata Rusia tidak memiliki tugas menembak dan tidak ada rencana di Kota Kramatorsk pada 8 April,” tegas Kementerian Pertahanan Rusia pada Jumat (8/4) lalu. (And)

Berita Lainnya
.

Pangkoarmada I Pimpin Penandatanganan Kontrak Bersama 2019
Jumlah Penduduk Miskin di NTB Berkurang
Polri Ajak Milenial Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Proyek Infrastruktur Indonesia Diminati Investor Asing
Ekonom Tony Prasetiantono Tutup Usia