Tokoh

Putin: Ekonomi Rusia dan Rubel Masih Stabil
Andre Heru | Senin,18 Apr 2022 - 23:00:19 WIB | dibaca: 91 pembaca

Presiden Rusia Vladimir Putin/foto ist SSV Youtube The Telegraph

CityPost – Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan saat ini kondisi ekonomi dan nilai tukar mata uang Rusia Rubel masih stabil dan Kembali kelevel awal dititik Februari. Hal itu disampaikan dalam pertemuan pejabat negara pada Senin (18/4).

Putin mengatakan Rusia hingga kini mampu bertahan dari berbagai tekanan sementara kestabilan ekonomi dipengaruhi oleh keseimbangan nilai tukar yang kuat dan objektif.

“Rusia telah bertahan dari tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini. Situasinya stabil, nilai tukar rubel telah Kembali ke level paruh pertama Februari dan ditentukan oleh keseimbangan pembayaran yang kuat secara objektif,” ujar Putin.

Menurut Putin, surplus neraca pembayaran berjalan dengan baik di Rusia dan nilainya melebihi $58 miliar di Q1. Ini merupakan pencapaian tertinggi sepanjang masa.

“Mencapai titik tertinggi baru sepanjang masa bahwa uang tunai valuta asing Kembali kesistem perbankan negara dan volume deposito warga meningkat. Saya secara terpisah akan mencatat masalah inflasi. Sekarang stabil, harga konsumen tumbuh terutama selama 1,5 bulan terakhir sebesar 9,4%, sementara secara tahunan pada 8 April inflasi sebesar 17,5 persen,” tukasnya.

Seperti yang dilansir melalui kantor berita Rusia TASS, dijelaskan bahwa stabilitas keuangan jangka panjang Rusia, kata Putin tetap akan menjadi tugas utama otoritas negara, baik untuk skala regional maupun ditingkat federal. Bahkan, Putin mencatat rekor tingkat surplus sistem anggaran untuk kuartal pertama tahun ini.

“Keputusan tambahan diperlukan disini, dan perlu untuk menerapkannya tepat pada saat ekonomi paling membutuhkannya. Stabilitas jangka panjang sistem keuangan baik ditingkat federal maupun regional tetap ada, syarat utama,” jelas Putin. (And)

Berita Lainnya
.

Andern Bakal Tarik Pasukannya Dari Irak
TKN Berharap Permohonan BPN Tak Diproses MK
BPN Landai Tanggapi Permintaan Demokrat Bubarkan Koalisi
Geger Disebut Ada Tim Mawar Di Kerusuhan 22 Mei
Habib Rizieq Ikut Dipolisikan Terkait Makar