Umum

Kangkangi Putusan MA, YMKI Somasi Presiden Dan Menkes
Chandra | Senin,02 Mei 2022 - 01:08:37 WIB | dibaca: 63 pembaca

500 massa YKMI unjuk rasa didepan Gedung Kemenkes tuntut vaksin halal/foto ist SSV Youtube Official iNews

Jakarta, CityPost – Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) geram atas adanya dugaan Presiden, Menteri Kesehatan dan Komite Penanganan Covi19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) yang dinilai tidak mematuhi putusan Mahkamah Agung (MA) tentang vaksis halal.

Untuk menyikapi hal tersebut, Direktur Eksekutif YKMI Ahmad Himawan tengah melayangkan somasi kepada Presiden, Menteri Kesehatan dan pihak KPC-PEN sebagai langkah hukum usai mereka belum juga melaksanakan keputusan MA yang mewajibkan pemerintah menyediakan vaksin halal.

“Ini sudah banyak masyarakat yang melakukan mudik. Tetapi pemerintah masih saja bergerak lambat dalam menindaklanjuti putusan MA tersebut. Terkesan ada ketidakpatuhan karena pemerintah masih berdalih tentang kondisi darurat yang membolehkan diberikannya vaksin yang tidak halal kepada masyarakat Muslim di Indonesia,” tegas Ahmad Himawan melalui keterangan tertulisnya pada Minggu (1/5).

Melansir laporan cnnindonesia disebutkan bahwa, jika pemerintah tidak mengindahkan atau tidak mematuhi putusan MA. YKMI mengancam akan membawa permasalahan tersebut keranah Mahkamah Internasional.

Senada dengan Ahmad, Sekretaris Eksekutif YKMI Fat Haryanto mengingatkan kepada pemerintah agar tidak mempermainkan putusan MA.

“Putusan MA sudah sangat jelas, final dan mengikat. Pemerintah wajib menyediakan vaksin halal dalam program vaksinasi sesuai jumlah kebutuhan masyarakat Muslim di Indonesia. Jangan lagi menggunakan dalih yang sudah ditolak oleh MA,” ujar Haryanto. (Chand)

Berita Lainnya
.

PDIP Beri Apresiasi Kerja Hakim MK
Bulan Ini Prabowo Dan Jokowi Akan Segera Bertemu
Demokrat Tegaskan Keberadaan Kogasma Sah
PKS Usulkan kriteria Menteri Kabinet Jokowi Jilid II
PDIP: Menteri Asal Bali Masih Dipertimbangkan