Peristiwa

Rusia Tuntut Polandia Minta Maaf Atas Serangan Dubesnya
Andre Heru | Kamis,12 Mei 2022 - 20:49:48 WIB | dibaca: 29 pembaca

Duta Besar Rusia disiram cairan merah oleh pengunjuk rasa pendukung Ukraina/foto ist SSV Youtube The Sun

CityPost – Pemerintah Rusia saat ini menuntut Polandia untuk meminta maaf atas insiden penyerangan yang menimpa diplomatnya saat menghadiri pemakaman peringatan militer tantara Soviet di Warsawa dengan mobil diplomatic berbendera Rusia.

Insiden itu bermula saat Duta Besar Rusia untuk Polandia keluar dari mobil lalu dikelilingi oleh kelompok orang yang agresif membawa bendera Ukraina. Dilokasi peristiwa, tidak ada polisi Polandia sehingga orang-orang yang membawa seprei dibasai cat merah dan slogan anti Rusia mulai mengintimidasi diplomat tersebut.

Seperti yang dilansir TV Rossiya 24 dilaporkan bahwa kelompok orang itu menahan dan melarang Dubes Rusia untuk menghadiri acara, mass aitu mulai meneriaki si diplomat dan melempari dengan bungkusan berisi cat merah.

Belakangan disebutkan para diplomat tidak disiram dengan cat merah melainkan dengan sirup manis. Usai insiden terjadi, polisi baru datang dan mendorong massa lalu mengantarkan para diplomat itu kemobil.

Sementara itu, melansir laporan kantor berita Rusia TASS, disebutkan bahwa akibat insiden penyerangan tersebut Duta Besar Polandia untuk Rusia Krzysztof Krajewski dipanggil ke Kementerian Luar Negeri Rusia pada Rabu (11/5) lalu. Dia diberitahukan kalau Moskow menuntut permintaan maaf resmi dari pihak berwenang Polandia atas serangan yang menimpa duta besar Rusia di Polandia, Sergey Andreyev pada 9 Mei lalu.

“Krajewski diberitahu bahwa pihak Rusia mengharapkan permintaan maaf resmi dari kepemimpinan Polandia sehubungan dengan insiden tersebut dan tuntutan untuk memastikan keselamatan duta besar Rusia dan semua karyawan misi luar negeri Rusia di Polandia,” ujar pihak Kemenlu Rusia.

Kementerian Luar Negeri Rusia juga menekankan bahwa keputusan Moskow terkait langkah selanjutnya akan ditentukan dari sikap Warsawa menanggapi tuntutannya. Mereka menilai Polandia telah sangat melanggar Konvensi Wina tentang Hubungan Diplomatik dan gagal memenuhi salah satu komitmen utama dibawahnya. (And)

Berita Lainnya
.

Gadis Remaja Tewas Ditembak Teman Sekelasnya Di Texas
Uni Eropa Terapkan Sanksi Bagi Warga Korea Utara
Menhub Akan Buat Satuan khusus Keselamatan Kerja
Pagelaran Teater Meriahkan Ulang Tahun ke-71 Megawati
LRT Palembang Diuji Coba Sekitar Februari-Maret 2018