Tokoh

Antonov: Keputusan Arktik Tanpa Rusia Akan Ilegal
Andre Heru | Kamis,09 Jun 2022 - 21:12:46 WIB | dibaca: 34 pembaca

Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat Anatoly Antonov/foto ist SSV Youtube Face the Nation

CityPost – Duta Besar Rusia untuk Amerika Serikat Anatoly Antonov menegaskan bahwa keputusan yang diambil Amerika Serikat terkait Arktik tanpa melibatkan Moskow akan menjadi illegal karena melanggar prinsip konsensus.

Hal itu ditegaskan Antonov melalui siaran pers kedutaan disaluran telegramnya pada Rabu (8/6) lalu saat berkomentar tentang pernyataan bersama peserta Barat Dewan Arktik atas dimulainya kegiatan secara terbatas tanpa partisipasi Moskow.

“Langkah seperti itu tidak bisa tidak menimbulkan keprihatinan bagi Rusia sebagai ketuanya saat ini dan seluruh komunitas internasional yang tertarik pada pembangunan berkelanjutan lebih lanjut dikawasan itu,” tegas Antonov.

Sementara itu, melansir dari laporan kantor berita Rusia TASS disebutkan bahwa Antonov menilai format Kerjasama antara negara tersebut masih bersifat politis dan keputusan Arktik tanpa adanya Rusia akan illegal karena melanggar prinsip konsensus.

“Kami menyatakan bahwa format unik Kerjasama antar negara ini masih dipolitisasi. Keputusan atas nama Dewan Arktik yang diambil tanpa negara kami akan illegal dan melanggar prinsip consensus yang ditetapkan oleh dokumen pedomannya. Tidak mungkin menyelesaikan masalah Kutub Utara secara efisien tanpa Rusia,.” Ujarnya.

TAS melaporkan pada Rabu lalu, Denmark, Islandia, Kanada, Norwegia, AS, Finlandia dan Swedia telah memutuskan bersama untuk melanjutkan pekerjaan Dewan Arktik tanpa adanya patisipasi Rusia. Mereka semua mengeluarkan pernyataan tertulis pada 3 Maret lalu kecuali Rusia.

Dalam pernyataan bersama itu mereka menolak untuk mengambil bagian dalam pertemuan yang dipimpin oleh Rusia dan berlangsung diwilayahnya karena situasi disekitar Ukraina.

Untuk diketahui, Dewan Arktik adalah organisasi antar pemerintah dari negara-negara wilayah Arktik yang terdiri dari Denmark, Islandia, Kanada, Norwegia, Rusia, Amerika Serikat, Finlandia, dan Swedia. (And)

Berita Lainnya
.

Jika Memungkinkan, RUU Permusikan Disahkan 2018
UNISBA Berhasil Raih Akreditasi A
Mahasiswa ITB Raih Juara Dari 5 Nominasi di Kompetisi I-CAPS
Sport Tourism Tawarkan Keindahan Flora Merapi
Anggota DPRD Palangkaraya Jadi Tersangka Pembakaran Sekolah