Peristiwa

Umat Muslim Dunia Serukan Boikot India Terkait Hinaan Nabi
Andre Heru | Sabtu,11 Jun 2022 - 19:37:31 WIB | dibaca: 40 pembaca

Aksi protes Muslim Bangladesh, Indonesia dan Malaysia terhadap politisi India/foto ist SSVT Qailla

CityPost – Pernyataan dua politisi anggota Partai Bharatiya Janata (BJP) pimpinan Perdana Menteri India Narendra Modi tengah memicu kegeraman umat Islam dunia usai dituding menghina Nabi Muhammad dalam sebuah acara debat televisi.

Komentar yang dilayangkan juru bicara nasional Nupur Sharma dan Staf BJP Delhi Naveen Jindal membuat negara-negara Muslim dunia bereaksi melayangkan kecaman keras dan menuntut India meminta maaf atas sikap kedua politisi itu.

Kendati dikabarkan kedua politisi BJP itu sudah mendapatkan sanksi oleh pihak berwenang India, namun umat Islam tetap meminta mereka diproses secara hukum dan permintaan maaf resmi dari pemerintah India. Mereka juga mengecam dan menyerukan boikot produk-produk India.

Kecaman dan seruan boikot terus meluas dan memicu krisis diplomatik bagi New Delhi. Qatar dan Kuwait dan lima negara Muslim lainnya jadi pertama yang bereaksi atas hinaan tersebut.

Pada Senin (6/6) lalu, Qatar dan Kuwait memanggil duta besar India untuk mempertanggungjawabkan penghinaan yang berujung pada hasutan kebencian agama dan menyinggung dua miliar lebih umat Muslim dunia.

Sementara itu, Organisasi Kerjasama Islam (OKI) yang berpusat di Jeddah menyatakan dalam pernyataan resminya bahwa ada intensifitas kebencian dan pelecehan terhadap Islam yang dilakukan oleh India dengan sistematis.

“Konteks mengintensifkan kebencian dan pelecehan terhadap Islam di India dan praktik sistematis terhadap Muslim,” tulis pernyataan OKI.

Setelah Qatar, Kuwait dan OKI. Kini gilaran umat Muslim Asia yang menggelar aksi protes atas komentar Nupur Sharma. Pada Kamis (9/6) lalu. Ribuan Muslim Bangladesh melakukan aksi protes bela Nabi Muhammad dan Al Quran di Baytul Mukarram, Dhaka.

Muslim Bangladesh menyerukan penangkapan terhadap Nupur Sharma dan boikot semua produk-produk India dinegaranya.

Setelah Bangladesh, pada Jumat (10/6) Muslim Indonesia dan Malaysia juga menggelar aksi serupa untuk menuntut pemerintah India meminta maaf kepada umat Muslim dunia atas penghinaan terhadap Nabi Muhammad.

Muslim Indonesia melakukan aksi gabungan didepan Kedutaan Besar India di Kuningan, Jakarta Selatan. Sementara, Majelis Alam Islami Malaysia (MAIM) mewakili 135 NGO Islam menggelar aksi protes d Kedutaan Besar India di Kuala Lumpur. (And)

Berita Lainnya
.

Gembong Pencuri Ternak Didor Petugas
Proyek Tidak Selesai Tepat Waktu, Vendor Terancam Pinalti
Mencuri Dikecamatan, Warga Abung Babak Belur Dihakimi Massa
Kapolda Kalbar Sambangi Polres Sintang
Polda Kalbar Serukan Polres Harus Netral Pada Pemilu